Satu Lagi, Massa Sejajar dengan Schumacher

Kompas.com - 05/06/2009, 17:59 WIB

ISTANBUL, KOMPAS.com — Dalam tiga musim terakhir, Felipe Massa mendominasi GP Turki karena pebalap Ferrari itu selalu menjadi juara di Otodrom. Kini, Massa sedang mengincar kemenangan keempat secara beruntun di sirkuit itu. Mampukah?

Jika berhasil mewujudkan tekadnya itu, maka Massa akan masuk jajaran pebalap eksklusif. Dia bakal disamakan dengan Juan Manuel Fangio, Jim Clark, Ayrton Senna, dan Michael Schumacher, yang empat kali berturut-turut menjadi juara di tempat yang sama.

Namun, kali ini Massa pasti tak mudah untuk mengulangi prestasi tersebut. Pasalnya, Ferrari belum berada dalam puncak penampilannya meskipun tim "kuda jingkrak" sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan, setelah mengawali balapan Formula 1 musim 2009 ini dengan sangat buruk.

Ya, sampai dengan seri kelima di GP Spanyol, Ferrari cuma bisa mengumpulkan total 6 poin. Namun setelah itu, Scuderia bisa bangkit karena di GP Monaco dua pekan lalu, mereka bisa finis di posisi 3 (Kimi Raikkonen) dan 4 (Massa).

Nah, hasil tersebut mengobarkan semangat tim agar terus berusaha keras sehingga bisa kembali bersaing di papan atas. GP Turki akhir pekan ini pun menjadi salah satu bidikan, apalagi Massa punya rekor bagus di sirkuit tersebut dan kini sedang membidik kemenangan keempat secara beruntun.

"Memang, akan sangat sulit (untuk menang), tetapi kami memiliki peluang. Melihat apa yang kami lakukan pada beberapa balapan terakhir, kemungkinan itu tetap ada. Kami perlu melihat seberapa jauh perbaikan pada mobil untuk balapan kali ini. Tetapi kami tetap punya peluang," ungkap Massa.

"Jika bisa menang, maka itu adalah hasil yang fantastis bagiku. Tiga kali juara saja sudah fantastis, tetapi empat kali menjadi sebuah impian. Setiap kemenangan sangat spesial, tetapi empat kali menang secara berturut-turut akan menjadi sangat spesial, terutama untuk memberikan suasana baru dalam perebutan gelar juara dunia," tambah pebalap Brasil ini.

Tanda-tanda Ferrari kembali berjaya di Turki sedikit kelihatan saat sesi latihan bebas pertama yang berlangsung Jumat (5/6). Massa sempat mencatat waktu tercepat, tetapi dia sedikit melebar di tikungan 1 sehingga posisinya bisa digeser oleh pebalap lain dan Nico Rosberg yang menjadi tercepat di sesi tersebut. Massa sendiri harus puas di urutan 5. (PLNF1)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau