LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, merasa dongkol karena gagal menggaet Gareth Barry dari Aston Villa. Ia merasa seperti "disembur air oleh Manchester City".
Barry menjadi incaran banyak klub setelah timnya gagal menembus zona Liga Champions musim depan. Redknapp sudah jauh-jauh hari menyatakan minatnya terhadap gelandang Inggris itu dan siap bersaing dengan Licerpool. Akan tetapi, tiba-tiba datanglah City ke meja transfer. Mereka langsung menawar 12 juta poundsterling untuk pemain itu. Villa pun menyerah, apalagi "The Citizen" juga menawarkan gaji tinggi untuk Barry.
"Pekan ini, saya mencoba menggaet Gareth Barry. Saya rasa dia akan menjadi tambahan yang baik bagi Spurs dan saya tahu kami harus membuat tawaran menarik bagi pemain top Inggris itu," ungkap Redknapp kepada The Sun tanpa menyebut nilai tawaran yang dia ajukan.
"Liverpool juga membuat tawaran besar. Namun, kami berdua disemprot air oleh Manchester City. Mereka menawarkan nilai transfer yang jauh lebih besar dan memberi gaji yang lebih besar kepada pemain. Kami tidak dapat mendekatinya," tambah Redknapp.
Akibat perpindahan Barry ke City itu, suporter Villa menganggapnya mata duitan. Kendati demikian, Redknapp menganggap hal itu bukan salah pemain. Bagaimana pun juga, ia senang karena sepak bola dihargai tinggi. Asalkan pemain tetap ingat dengan aksi sosial terhadap masyarakat, Redknapp senang dengan gaji tinggi untuk mereka. Menurutnya, sepak bola adalah soal tanggung jawab dengan komunitas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang