Obama Bantah Hubungan Retak

Kompas.com - 06/06/2009, 04:54 WIB

DRESDEN, KOMPAS.com - Berbagai media massa Jerman memberitakan hubungan antara Presiden AS Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel kini retak. Namun, berita itu langsung dibantah Obama. Media massa di Jerman diminta segera menghentikan ”spekulasi sembarangan” itu. ”Spekulasi itu asal-asalan dan sama sekali tidak berdasarkan fakta,” kata Obama, Jumat (5/6), saat menjawab pertanyaan seorang wartawan.

Obama menegaskan hubungan AS dan Jerman ”luar biasa” tidak ada masalah. Sebelum kunjungan Obama ke Jerman, berbagai media memberitakan bahwa Obama masih merasa kesal dengan Merkel karena Merkel tak memperbolehkannya berbicara di depan Gerbang Brandenburg, Berlin, Juli lalu, ketika Obama masih menjadi kandidat presiden.

Kunjungan Obama ke Dresden menjadi kunjungan ketiga kalinya ke Jerman. Sebaliknya, Merkel sejak resmi menjadi kanselir belum pernah sekali pun datang ke AS. Pihak Merkel berkali-kali mengatakan tidak ada persoalan apa pun antara kedua negara dan Merkel. Bahkan, Merkel tetap saja mendukung Obama.

”Sangat menyenangkan dapat bekerja sama dengan Presiden AS apalagi sering ada diskusi analisis mendalam yang kerap menuntun ke tujuan dan kesimpulan yang sama,” kata Merkel.

Membalas pernyataan Merkel, Obama juga memuji Merkel dan menyebut pemimpin Jerman itu sebagai ”teman saya yang kerap diajak bicara terus terang, jujur, dan dengan analisis mendalam”.

”Jadi, saya minta Anda semua menghentikan masalah ini. Anda semua! Saya sangat mengerti Anda mencari bahan untuk berita, tetapi kita mempunyai persoalan yang lebih banyak dan lebih penting,” kata Obama kepada wartawan yang memenuhi ruangan.

Kamp konsentrasi

Obama juga berkunjung ke lokasi kamp konsentrasi Buchenwald. Obama meletakkan mawar putih di tugu peringatan tempat 56.000 korban tewas pada era Nazi. Kunjungan Obama ini juga menjadi kunjungan resmi pertama Presiden AS ke kamp konsentrasi ini. (REUTERS/AFP/AP/LUK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau