3 Komponen Pembentuk Atap

Kompas.com - 08/06/2009, 22:19 WIB

KOMPAS.com - Komponen pembentuk atap  punya peranan masing-masing menjaga agar atap tetap kokoh dan berfungsi maksimal.

Atap menjadi faktor penting dalam sebuah rumah, setelah fondasi. Dia menjadi payung seluruh isi rumah, saat cuaca hujan atau sinar matahari yang menyengat.

Setiap bagian atap memiliki peran penting. Jika salah satu komponen ini terganggung maka fungsi atap pun bisa bermasalah. Misalnya bisa terjadi kebocoran saat hujan, atau yang paling buruk: roboh.

Berikut ini kami sampaikan tiga komponen utama pada atap, yaitu:

Struktur Atap -  Bagian yang satu ini mempunyai fungsi vital. Fungsi struktur atap adalah menahan atau mengalirkan beban dari atap, menuju ke fondasi, yang kemudian diteruskan ke tanah. Pada struktur atap, terbagi menjadi dua bagian, yaitu rangka atap dan penopang rangka atap. Masing-masing membagi tugas untuk menahan beban dengan merata.

Penutup Atap - Komponen ini yang paling menarik secara visual dan tekstur. Ada banyak jenis penutup atap, mulai dari genteng yang berbahan tanah liat, kemudian ada atap semen (asbes), atap fiber, polikarbonat, atap metal, hingga bitumen (atap aspal). Masing-masing mempunyai keunggulan. Dari sisi teknologi, genteng dan asbes jauh tertinggal dibandingkan polikarbonat, atap metal, atau bitumen.

Pelengkap Atap - Mendengar kata pelengkap, yang terbayang oleh Anda mungkin material komplementer. Benar sekali. Selain struktur yang disebutkan diatas, ada juga material seperti listplang ataupun talang pun mutlak ada. Dia berfungsi ganda, yaitu struktural dan juga estetis. Misalkan talang, dia bertugas mengarahkan air agar jatuh ke bidang tanah tertentu. (www.ideaonline.co.id/ Whery)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau