Bergaya ala Kamar Mandi Hotel

Kompas.com - 10/06/2009, 21:41 WIB

KOMPAS.com - Kamar mandi telah menjadi salah satu ruang untuk relaksasi. Tidak sekadar untuk membersihkan diri, kamar mandi juga dapat menjadi ruang untuk melepaskan penat.

Membangun kamar mandi sekaligus sebagai tempat pelepas penat tentu membutuhkan kerja ekstra. Dua hal utama yang dibutuhkan adalah fasilitas saniter, dan suasana yang nyaman. Jika dua hal ini terpenuhi, maka kamar mandi di rumah pun bisa serasa kamar mandi hotel atau resor.

Dalam membangun kamar mandi, saniter memang merupakan kebutuhan utama. Sebuah kamar mandi dapat dikatakan nyaman, jika fasilitas di dalamnya dapat menunjang kebutuhan penggunanya. Dalam hal menuju fungsi relaksasi bergaya modern, sebuah kamar mandi membutuhkan area mandi shower dan bak rendam. Keberadaan air hangat menjadi hal mutlak lainnya.

Mendandani rumah, terkadang tidaklah sesulit yang kita kira. Inspirasi bisa datang dari mana saja. Bagi mereka yang sering mendatangi spa atau sauna, tak akan asing dengan kursi panjang di kamar mandi. Ide ini ternyata cukup menarik diaplikasikan di rumah. Lihat saja kamar mandi di foto berikut.

Tidak harus difungsikan sebagai tempat menikmati hangatnya mandi uap. Di kamar mandi, di rumah, kursi panjang ini bisa digunakan sebagai tempat meletakkan handuk. Atau sebagai tempat duduk, bagi Anda yang biasa mengoleskan body lotion sesudah mandi. Kehadiran si kursi panjang ini bisa menjadi aksen menarik untuk kamar mandi Anda. Meski sepele, keberadaannya memberikan suasana atau nuansa berbeda dari kamar mandi biasa. (www.ideaonline.co.id/ Anissa)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau