Indonesia Terbaik di Pameran Wisata Lublin

Kompas.com - 11/06/2009, 07:18 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Indonesia memperoleh penghargaan terbaik pada Pameran Wisata Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 di Lublin, Polandia timur, pekan silam.
   
Stan Indonesia yang diwakili KBRI Warsawa itu mendapat penghargaan terbaik pada kategori "Active Promotion on the Values of the Country", demikian juru bicara KBRI Warsawa, Any Muryani, kepada Antara London, Kamis (11/6).
   
Piagam penghargaan diserahkan panitia kepada Sekretaris Pertama Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, mewakili Duta Besar.
   
Ia menuturkan, salah satu yang menjadi penilaian positif dewan juri adalah partisipasi aktif KBRI Warsawa dalam acara budaya di panggung utama. Dalam pameran itu, stan KBRI menampilkan berbagai barang kerajinan rakyat dan suvenir Indonesia sehingga menarik perhatian pengunjung.
   
Selama pameran, Pastor Vinsensius Adi Gunawan Meka SVD, warga Indonesia bermukim di Lublin, memandu acara perkenalan budaya dan penjelasan mengenai daerah tujuan wisata unggulan Indonesia.
   
KBRI Warsawa menampilkan atraksi pencak silat yang didemonstrasikan staf lokal KBRI, Eko Winardi, sementara workshop musik angklung dengan membawakan lagu Polandia serta acara tari Poco-poco dipandu Pastor Vinsensius.
   
Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 merupakan salah satu dari pameran wisata terbesar di Lublin, yang juga menjadi ibu kota Provinsi Lublin.
   
Pameran dibuka secara resmi oleh Gubernur Lublin, Grabczyk Krzysztof, yang selanjutnya mengadakan pembicaraan dengan Dubes RI, Hazairin Pohan, mengenai berbagai bidang kerja sama yang potensial dalam mengisi hubungan bilateral antara RI dan Polandia. 
   
Dubes RI mengajak partisipasi pengusaha di Lublin untuk mengikuti berbagai program promosi investasi dan perdagangan di Indonesia yang akan diselenggarakan September-November mendatang.
   
Indonesia pertama kalinya berpartisipasi pada pameran wisata, sekaligus menjajaki potensi ekonomi perdagangan yang kian berkembang berkat kucuran dana terbesar dari UE jatuh pada provinsi ini.
   
Menurut penyelenggara, pameran wisata kali ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari berbagai perusahaan wisata dan instansi pemerintah.
   
Dari luar negeri kebanyakan hadir adalah pengusaha dari Ukraina, di samping beberapa Kedutaan Besar dan Konsul Kehormatan dari Ukraina, Sri Lanka, dan Indonesia.
   
Menurut Fungsi Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, kehadiran Indonesia dalam berbagai pameran di berbagai provinsi/kota Polandia sangat membantu mendorong peningkatan jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia. 
   
Dalam era otonomi daerah Polandia, potensi ekonomi justru terdapat di daerah-daerah dengan sasaran utama untuk pembentukan jejaring ekonomi/perdagangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau