Pilah Pilih Bahan Organik

Kompas.com - 11/06/2009, 11:31 WIB

Salah satu tren hidup sehat yang banyak diminati adalah penggunaan bahan makanan organik. Sebelum membeli, ada baiknya memperhatikan saran dari Mayo Clinic berikut ini.

1. Perhatikan label makanan.
Seratus persen organik berarti produk seluruhnya organik atau dibuat dari bahan-bahan organik. Disebut organik bila produk setidaknya 95 persen organik. Dibuat dengan bahan organik menunjukkan bahwa produk setidaknya 70 persen organik. Produk yang mengandung kurang dari 70 persen bahan organik tidak dapat disebut organik.

2. Baca label makanan secara berhati-hati.
Hanya karena produk organik atau mengandung bahan organik, bukan berarti menjadi alternatif lebih sehat. Beberapa produk organik tetap tinggi gula, garam, lemak, kalori.

3. Jangan bingung pilih makanan alami dan organik.
Makanan organik biasanya memberi label organik. Karena itu tetap perhatikan kandungannya.

4. Cuci semua sayur dan buah dengan air mengalir untuk membersihkan kotoran dan mengurangi bakteri.  Gunakan sikat kecil, misalnya saat mencuci apel, kentang, timun, dan produk lain agar lebih bersih saat dikonsumsi.

5. Kualitas produk organik tidak berbeda dengan makanan biasa.
Perbedaan hanya pada bagaimana makanan diproduksi, diproses, dan ditangani. Anda mungkin menjumpai bahwa sayur dan buah organik cepat rusak karena tidak ditangani dengan pengawet atau lilin. Untuk urusan penampilan, produk organik tidak terlalu sempurna.

6. Sebagian orang membeli produk organik guna membatasi paparan residu pestisida yang digunakan pada pertanian konvensional. Praktik pertanian organik dirancang untuk memberi manfaat bagi lingkungan dengan mengurangi polusi serta menjaga kelestarian air dan tanah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau