Dalam Dua Hari, 13 Juta Surat Suara Tercetak

Kompas.com - 11/06/2009, 19:12 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengecekan proses percetakan surat suara, Kamis ( 11/6 ) ke sejumlah perusahaan pencetak surat suara Pilpres 2009. Salah satunya, PT Ganesha Exact di kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Perusahaan ini beserta dua perusahaan lainnya, yakni Mega Indah dan Seni Budaya melayani percetakan surat suara untuk Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat. Tiga perusahaan ini masuk dalam satu konsorsium dan megerjakan total 40.810. 749 surat suara.

Dalam kunjungannya, KPU bertemu dengan Direktur PT Ganesha Exact Ketut Suardhana Linggih dan jajarannya. Rombongan Komisioner KPU, yakni Andi Nurpati dan Abdul Aziz bertanya mengenai progress proses percetakan surat suara serta proses distribusi.

Ketut mengatakan konsorsium mulai mencetak surat suara pada 8 Juni 2009 kemarin. Sejauh ini, telah tercetak sekitar 13.225.284 surat suara.

"Diharapkan tanggal 14 Juni 2009 sudah selesai cetak. Dan ditargetkan tanggal 21-22 Juni 2009 sudha selesai distribusi," kata Ketut, di sela kunjungan KPU, Bekasi, Kamis ( 11/6 ).

Untuk mengerjakan surat suara pesanan KPU, PT Ganesha Excact menambah jam kerja karyawannya dari semula 8 jam per hari menjadi 24 ja per hari. Selain itu, perusahaan ini juga memperkerjakan sekitar 250 karyawan khusus untuk produksi surat suara. Hasilnya, perusahaan telah mengirim surat suara sebanyak 2.094.300 surat suara ke 6 kota di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, Rabu ( 10/6 ) kemarin. Adapun untuk hari ini, Ketut memaparkan pihaknya siap mengirimkan 3.095.100 surat suara ke 9 kota di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

"Sebanyak 4 kota dikirim pagi ini, jam 9.00 ke Kalbar. Sorenya jam 17.00 dikirm ke 6 kota di Kalteng," tutur Ketut. 

Untuk proses distribusi, perusahan ini menggunakan PT Pos. Diperkirakan, proses pengiriman akan memakan waktu sekitar 7 hari. 

Sementara itu, Anggota KPU Abdul Aziz mengingatkan agar Ketut agar mendahulukan distribusi ke daerah yang sulit. "Proses distribusi dilakukan terlebih dahulu ke daerah yang sulit," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau