Keputusan MK Tak Pengaruhi Caleg Terpilih

Kompas.com - 11/06/2009, 20:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembatalan penghitungan suara tahap III, tidak akan mempengaruhi caleg terpilih yang sudah ditetapkan KPU.

 

Demikian disampaikan anggota KPU Andi Nurpati, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/6). "Putusan MK berlaku sejak diucapkan, tidak berlaku surut. Tidak akan mempengaruhi calon terpilih," kata Andi.

 

Ia melanjutkan tahapan pileg telah lewat. Selain itu, KPU juga telah menetapkan caleg terpilih dan tinggal menunggu pelantikan. Karena itu, Putusan MK tidak akan mempengaruhi caleg terpilih Pileg 2009 . Menurutnya, Putusan tersebut baru berlaku pada Pemilu berikutnya.

 

"Putusan MK kan pasca KPU menetapkan peserta pemilu legislatif, sehingga tidak dapat kami revisi. Kan sudah lewat," tuturnya.

Hal ini berarti, keputusan KPU yang meloloskan Agung Laksono sebagai caleg terpilih tidak berubah.

 

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai tudingan adanya dugaan permainan KPU untuk meloloskan salah satu caleg terpilih, Andi membantahnya. Menurutnya, peraturan tentang tata cara penghitungan tahap III sudah berlaku sejak lama. Karena itu, pihaknya tidak mungkin bermain-main.

 

"KPU perlakukan sama semua parpol. Peraturan KPU sudah lama. Bagaimana kami tahu siapa yang akan terpilih dengan cara-cara yang penafsirannya berbeda," tuturnya.

 

Sebelumnya, MK mengabulkan gugatan permohonan perkara hasil pemilu untuk sebagian yang diajukan Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, PAN dan PPP. Pemohon mempermasalahkan penghitungan suara tahap III oleh KPU untuk menetapkan perolehan kursi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau