Brasil Pikirkan Penghentian Pencarian Jenazah

Kompas.com - 13/06/2009, 07:50 WIB

RECIFE, KOMPAS.com - Enam jenazah kembali ditemukan dari samudera Atlantik, lokasi jatuhnya pesawat Air France akhir pekan ini. Jenazah tersebut ditemukan saat petugas investigasi kecelakaan terus mencari kotak hitam pesawat dan mengumpulkan bukti penting dari jazad maupun puing-puing pesawat.

Di samudera Atlantik, beberapa penyidik memeriksa jenazah dan mendapatkan puing-puing termasuk 2 kursi pesawat, beberapa tabung oksigen, serta botol air. Hampir 2 pekan setelah kecelakaan, militer Brazil menjelaskan upaya pencarian menjadi semakin sulit dan penghentian sementara pencarian ditentukan pada 25 Juni.
 
Mulai Senin (15/6), penyidik mulai mengadakan pertemuan setiap 2 hari untuk mengevaluasi kapan pencarian akhirnya dihentikan. Keputusan itu akan diambil bergantung dari apakah masih ada jenazah atau puing-puing yang ditemukan.

Kotak hitam yang sinyal daruratnya akan memudar setelah 30 hari serta puing- puing dan jenazah pesawat naas bernomor penerbangan 447 merupakan petunjuk penting untuk menentukan bagaimana dan mengapa pesawat ini jatuh.  

Sebuah kapal Perancis yang ditugaskan dalam upaya pencarian korban telah berhasil menemukan 6 jenazah. Ini berarti total korban tewas yang ditemukan mencapai 50.
 
Menurut militer Brasil, temperatur air di lokasi kecelakaan pesawat berkisar antara 28 derajad Celcius atau temperatur hangat yang mempercepat proses jenazah muncul ke permukaan air sebelum kembali tenggelam.

"Berdasarkan pertimbangan itu, tidak heran apabila militer Brasil membicarakan jadwal untuk mengakhiri pencarian jenazah," kata Wadlock.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau