PALEMBANG, KOMPAS.com - Guna memaksimalkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana (KB) kepada masyarakat di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), di Palembang, Sabtu (13/6), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel menandatangani kesepahaman (MoU) dengan Rumah Sakit (RS) dr Ernaldi Bahar Palembang.
Kerja sama (MoU) yang disepakati dan ditandatangani oleh Kepala BKKBN Sumsel, Dr M Tri Tjahyadi MPH, dengan dr Chairil Zaman MSc, Direktur RS dr Ernaldi Bahar, yaitu untuk membentuk pusat pelayanan kesehatan reproduksi dan KB di RS dr Ernaldi Bahar.
Menurut Tjahyadi, dengan kerja sama itu diharapkan dapat memaksimalkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi dan KB kepada masyarakat, melalui pelayanan KB di RS tersebut. "Harapannya adalah dengan pelaksanaan kerja sama ini, dapat memberikan kontribusi penurunan angka kematian ibu dan bayi lahir, dengan meningkatkan cakupan pelayanan KB di RS ini," kata dia lagi.
Tjahyadi menjelaskan pula, pelaksanaan MoU itu, akan diatur lebih lanjut di dalam "plan of action" yang akan disusun dan ditetapkan bersama kedua pihak.
"Ini dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan setelah penandatanganan MoU," kata dia lagi.
Direktur RS Ernaldi Bahar, dr Chairil Zaman menyatakan bahwa tindak lanjut teknis kesepakatan itu nantinya akan dibuat bersama-sama untuk menjalankan MoU tersebut yang merupakan bagian tidak terpisahkan. "Pelaksanaan ’plan of action’ akan ditindaklanjuti oleh komponen terkait di lingkungan masing-masing, baik di RS Ernaldi Bahar maupun BKKBN Sumsel," kata Chairil pula.
Adapun dalam MoU yang mencakup pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan pembiayaan ditanggung masing-masing pihak, sesuai dengan tugas yang diemban keduanya.
Jangka waktu kerja sama itu, berlaku satu tahun setelah penandatangan MoU tersebut.