Akhirnya...Kido/Hendra ke Final Singapura Terbuka

Kompas.com - 13/06/2009, 21:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Markis Kido/Hendra Setiawan hanya butuh waktu 29 menit untuk maju ke final Singapura Terbuka Super Series 2009. Pada babak semifinal, Sabtu (13/6), ganda nomor satu dunia tersebut menang 21-12 21-16 atas pasangan Denmark Lars Paaske/Jonas Rasmussen.

Di partai puncak turnamen berhadiah 200.000 dolar AS tersebut, Minggu (14/6), Kido/Hendra akan bertemu Nathan Robertson/Anthony Clark. Pasangan Inggris tersebut lolos setelah menang 21-19 21-19 atas ganda Taiwan Chen Hung Ling/Lin Yu Lang.

Ini adalah kali pertama Kido/Hendra maju ke final Singapura Terbuka. Dan, kemenangan kali ini juga menjadi yang tercepat sepanjang perjuangan unggulan utama itu di turnamen tersebut.

Dengan demikian, Indonesia menempatkan dua wakilnya di final dari tiga sektor yang bermain di babak semifinal ini.

Sebelumnya, ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari membuat kejutan dengan lolos ke final usai menang 22-20 21-12 atas pasangan Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristiansen. Sayang, ganda campuran yang merupakan juara bertahan, Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal karena kalah dari pasangan China.

Kido/Hendra sangat sulit dibendung pada pertandingan ini. Setelah memimpin 8-7 pada game pertama, juara Olimpiade Beijing 2008 itu melaju dengan delapan poin beruntun dan tak terkejar lagi hingga menutup game pertama 21-12.

Di set kedua, Kido/Hendra juga terus memimpin sejak awal. Alhasil, mereka menyudahi perlawanan unggulan keempat tersebut dengan skor 21-16, sekaligus mencatat kemenangan tercepat karena dalam tiga pertandingan sebelumnya, Kido/Hendra selalu memamg dalam tiga game.

"Tadi saya main sudah langsung menyerang terus dari awal, mereka juga tidak begitu siap jadi kami bisa unggul terus poinnya," ujar Kido mengenai kemenangan tersebut, dan dia juga berjanji akan tampil all-out di final.

Tentang peluang di final, Kido/Hendra sangat berpotensi menjadi juara karena Robertson/Clark tidak diunggulkan. Meskipun demikian, ganda nomor satu ini harus tetap waspada, karena apapun bisa terjadi di partai puncak.

Pertandingan lain pada babak final nanti, ganda campuran terjadi pertarungan sesama pemain China. Unggulan 6 Xie Zhongbo/Zhang Yawen, yang mengalahkan Nova/Liliyana, akan bertemu unggulan lima Zheng Bo/Ma Jin, yang menyingkirkan juara Olimpiade Beijing dari Korea sekaligus unggulan kedua, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, dengan 21-14 21-18.

Adapun final tunggal putra mempertemukan dua pemain non-unggulan, Bao Chunlai dari China melawan Boonsak Ponsana dari Thailand. Sementara itu di tunggal putri terjadi antara unggulan pertama Zhou Mi dari Hongkong dengan pemain China Xie Xinfang, yang menjadi unggulan delapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau