BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Maria Sharapova gagal maju ke final Aegon Classic. Petenis cantik asal Rusia ini terhenti di semifinal setelah ditaklukkan pemain China, Li Na, dengan straight set 4-6 4-6, Sabtu (13/6).
Di set pertama, Sharapova tertinggal 2-4 setelah forehand-nya tak menghasilkan poin. Setelah itu, mantan pemain nomor satu dunia itu berusaha bangkit untuk mengejar sehingga skor menjadi 5-4. Sayang, ketika memegang servis Li bisa membuat break sehingga Sharapova harus kalah di game pertama.
Pada set kedua, Sharapova sempat memimpin 2-0 usai melakukan break. Tetapi pemain yang sudah istirahat sekitar 10 bulan untuk memulihkan cedera pundaknya itu gagal memanfaakan kesempatan.
Justru Li yang bisa bangkit karena meraih kemenangan pada empat game secara beruntun untuk unggul 4-2. Dengan posisi tersebut, Li yang kini menempati peringkat 20 WTA berada di atas angin sehingga bisa meraih kemenangan dan maju ke final.
"Setelah sekian lama beristirahat, setiap pertandingan dan setiap situasi merupakan tes yang berbeda untuk badan ini," ungkap Sharapova yang menjadi juara Wimbledon 2004.
"Saya masih merasa seperti masih memiliki banyak kesempatan di pertandingan ini, tetapi saya sudah bermain lima pertandingan pada enam hari terakhir sehingga berharap bisa bangkit dengan kekuatan yang dibutuhkan. Melawan dia, kamu memerlukan itu," tambahnya.
Aegon Classic merupakan turnamen lapangan rumput sebagai pemanasan menjelang grand slam Wimbledon. Pekan depan, Sharapova mulai latihan di Wimbledon, di mana turnamen itu baru akan bergulir 22 Juni nanti.
Sementara itu, Li Na yang maju ke final akan bertemu pemain Slovakia Magdalena Rybarikova. Unggulan 13 tersebut lolos setelah menang 3-6 6-0 6-3 atas petenis cantik India, Sania Mirza.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang