Gagal Pole, Rossi Tetap Percaya Diri

Kompas.com - 13/06/2009, 23:12 WIB

CATALUNYA, KOMPAS.com - Valentino Rossi gagal mengulangi kesuksesannya di sesi latihan pertama GP Catalunya, Jumat (12/6). Pasalnya pada babak kualifikasi yang berlangsung Sabtu, "The Doctor" kalah bersaing dengan rekan setimnya di Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo, yang berhak meraih pole position.

Meskipun demikian, Rossi tak kecewa dan tetap percaya diri menghadapi balapan pada hari Minggu (14/6). Bahkan menurut juara dunia enam kali MotoGP tersebut, start dari posisi dua sudah termasuk bagus jika dibandingkan engan balapan-balapan sepanjang tahun ini.

Ya, dengan berada di peringkat dua berarti performa Rossi sejak latihan kemarin hingga kualifikasi cukup konsisten karena dia berada di posisi atas. Artinya, ada kemajuan yang sangat pesat setelah dia sempat frustrasi di dua seri terakhir, yakni Le Mans dan Mugello.

"Saya sangat bahagia dengan pekerjaan kami selama pekan ini," ungkap Rossi kepada Italia1, Sabtu (13/6).

"Saya merasa bagus di atas motor ini sejak kemarin, dan selalu berada di depan. Kami telah bekerja dengan baik pada sore ini juga (kualifikasi): kami telah membuat beberapa modifikasi agar bisa mengambil keuntungan yang lebih baik pada ban soft.

"Memang, masih ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan, tetapi secara umum kami akan kompetitif pada balapan besok," tambah juara bertahan tersebut.

Pada babak kualifikasi ini, Rossi sempat berada di urutan terdepan. Tetapi menjelang sesi terakhir, Lorenzo bisa mengalahkan catatan waktu rekannya tersebut, dan unggul 0,013 detik.

Melihat pencapaian tersebut, Rossi mengaku sangat senang dengan kecepatan motornya.

"Lap terakhir bagus. Saya cepat, meskipun harus kehilangan pole position. Yang pasti, saya senang: ini adalah sebuah langkah maju jika dibandingkan dengan balapan-balapan yang sudah dilewati. Saya merasa lebih bagus di atas motor."

Namun masih ada yang mengganjal dalam diri Rossi. Pebalap Italia ini berharap, cuaca yang panas jangan terlalu ekstrim, karena akan menyulitkan para pebalap.

"Jika panas ini tak berubah, maka akan sulit untuk membalap 25 lap," terangnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau