KUPANG, KOMPAS.com — Kunjungan calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama rombongan ke pasar "Kasih" di Naikoten I Kota Kupang Nusa TenggaraTimur, Minggu (14/6), membuat pasar menjadi penuh sesak. Kerumunan orang dimanfaatkan copet untuk beraksi.
Seorang pedagang, Ny Reny Helelaga, mengaku kehilangan uang Rp 700.000 di dalam tas hasil jualan sayur dan bumbu dapur karena dicuri orang. Ia sendiri tak sadar, dalam kerumunan ribuan orang itu, ada orang memanfaatkan kesempatan merobek tasnya dengan silet kemudian mengambil dompet di dalam tasnya.
"Dompet saya diambil, di dalam dompet itu berisi Rp 700.000 dan kartu tanda penduduk, dan foto anak," katanya sambil meneteskan air mata.
Sejumlah pedagang juga resah dan kecewa karena barang-barang jualan pedagang, seperti sayur, buah buahan, tahu dan tempe, rusak diinjak-injak pengunjung yang ingin berjabat tangan dengan SBY.
Pada kesempatan kunjungan tersebut, SBY sempat berbincang-bincang dengan pedagang dan berbelanja di pasar itu. SBY sempat berbelanja bawang putih 20 kg seharga Rp 110.000, tetapi pihak protokol memberi kepada pedagang itu Rp 200.000.
Dari pasar Naikoten, SBY kemudian menuju Hotel Kristal untuk santap siang. SBY akan berkampanye terbuka di GOR Kupang pukul 15.00 Wita. Presiden dan Ny Ani Yudhoyono sesuai rencana bermalam di Kupang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang