PARIS, KOMPAS.com — Gelandang Manchester United, Cristiano Ronaldo, tidak pernah merasa risih dengan ledekan suporter. Ia justru senang jika orang-orang membencinya.
Meski berpredikat sebagai Pemain Terbaik Dunia 2008, Ronaldo tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari penggemar sepak bola di dunia. Sebagian suporter menganggapnya arogan dan suka melakukan diving. Mereka akan selalu mengenang sikap CR7 di perempat final Piala Dunia 2006. Waktu itu ulah Ronaldo membuat teman satu klubnya, Wayne Rooney, dikeluarkan wasit.
Meski di kemudian hari keduanya berbaikan dan membawa "Setan Merah" meraih banyak piala, tudingan miring terhadap Ronaldo tetap tidak hilang. Di lapangan, penonton yang suka dan yang membencinya berbaur. Pujian dan ledekan pun bersahutan mengarah kepadanya.
"Aku suka ketika orang mencemoohku. Aku ingin melihat kebencian di mata mereka, mendengar ledekan. Itu tak menggangguku," aku Ronaldo kepada majalah So Foot.
"Benar bahwa banyak orang membenciku tapi lebih banyak yang mencintai dan mendukungku. Aku berasa jelek jika aku main buruk. Untunglah, itu jarang terjadi," ungkapnya.
Suka atau tidak, nyatanya pemain Portugal itu bakal menjadi pemain termahal sejagat. Real Madrid sudah menawarnya dengan harga fantastis, 94 juta euro atau lebih dari Rp 1,3 triliun. Harga ini jauh melebihi rekor sebelumnya atas diri Zinedine Zidane. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang