1,1 Juta Surat Suara untuk LN Selesai Dicetak

Kompas.com - 15/06/2009, 21:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 1,1 juta surat suara untuk pemilih luar negeri sudah selesai dicetak dan saat ini sudah disampaikan ke pihak Departemen Luar Negeri (Deplu) untuk didistribusikan. "Surat suara tersebut selesai dicetak pada 10 Juni 2009 dan setelah dinyatakan sah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diserahkan ke pihak Deplu untuk dikirim," kata anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina Sitorus, di Jakarta, Senin (15/6).

Surat suara untuk pemilih luar negeri dicetak konsorsium PT Enka Parahyangan sebanyak 1,1 juta lembar. "Perhitungan tersebut sudah termasuk dengan surat suara cadangan dua persen," kata Agustiani.

Deny Ramdhan, Manager Pemasaran PT Enka Parahyangan, pemenang tender logistik surat suara Pilpres 2009, mengatakan, pencetakan surat suara untuk pemilih luar negeri tersebut sudah dilakukan dengan pengawasan KPU dan aparat kepolisian. "Surat suara luar negeri setelah dilakukan pengepakan, selanjutnya disampaikan ke Deplu," kata Deny.

Berdasarkan data KPU, jumlah pemilih dalam negeri sebanyak 169.558.775 orang. Sedangkan jumlah pemilih luar negeri sebanyak 1.509.892 orang. Pemilih dalam negeri terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur, dengan 29.294.127 orang. Jumlah pemilih paling sedikit berada di Provinsi Papua Barat dengan 509.580 orang.

Pemungutan suara di luar negeri dilakukan melalui dua cara, yakni dengan menggunakan jasa pengiriman dan pemungutan langsung di tempat pemungutan suara (TPS). Diperkirakan pemilih luar negeri menurun, menurut KPU, disebabkan Panitia Pemilihan Luar Negeri sulit mendata penduduk Indonesia di luar negeri, selain mobilitas penduduk Indonesia di luar negeri sangat tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau