JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 1,1 juta surat suara untuk pemilih luar negeri sudah selesai dicetak dan saat ini sudah disampaikan ke pihak Departemen Luar Negeri (Deplu) untuk didistribusikan. "Surat suara tersebut selesai dicetak pada 10 Juni 2009 dan setelah dinyatakan sah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diserahkan ke pihak Deplu untuk dikirim," kata anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina Sitorus, di Jakarta, Senin (15/6).
Surat suara untuk pemilih luar negeri dicetak konsorsium PT Enka Parahyangan sebanyak 1,1 juta lembar. "Perhitungan tersebut sudah termasuk dengan surat suara cadangan dua persen," kata Agustiani.
Deny Ramdhan, Manager Pemasaran PT Enka Parahyangan, pemenang tender logistik surat suara Pilpres 2009, mengatakan, pencetakan surat suara untuk pemilih luar negeri tersebut sudah dilakukan dengan pengawasan KPU dan aparat kepolisian. "Surat suara luar negeri setelah dilakukan pengepakan, selanjutnya disampaikan ke Deplu," kata Deny.
Berdasarkan data KPU, jumlah pemilih dalam negeri sebanyak 169.558.775 orang. Sedangkan jumlah pemilih luar negeri sebanyak 1.509.892 orang. Pemilih dalam negeri terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur, dengan 29.294.127 orang. Jumlah pemilih paling sedikit berada di Provinsi Papua Barat dengan 509.580 orang.
Pemungutan suara di luar negeri dilakukan melalui dua cara, yakni dengan menggunakan jasa pengiriman dan pemungutan langsung di tempat pemungutan suara (TPS). Diperkirakan pemilih luar negeri menurun, menurut KPU, disebabkan Panitia Pemilihan Luar Negeri sulit mendata penduduk Indonesia di luar negeri, selain mobilitas penduduk Indonesia di luar negeri sangat tinggi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang