Asahan III Gapai Titik Terang

Kompas.com - 15/06/2009, 23:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Sumatera Utara (Sumut) mulai memberikan sinyal postif untuk mengeluarkan izin lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III yang sempat terkatung-katung dalam tiga tahun terakhir.
    
Pernyataan itu dikatakan oleh Dirut PLN Fahmi Mochtar menjawab pertanyaan salah seorang anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/6)malam. "Ada sinyal positif dari gubernur Sumut ke PLN dan sekarang tinggal menunggu izin lokasi," katanya.
    
Menurut Fahmi, sebelumnya Pemda Sumut lebih cenderung memilih pembangunan PLTA Asahan III berkapasitas 2x500 MW dilakukan oleh kalangan listrik swasta IPP. Namun dengan kondisi krisis keuangan global yang terjadi dewasa ini, ketersediaan dana dari perusahaan listrik swasta itu belum jelas hingga kini.
    
Sedangkan, PLN telah memiliki dana pinjaman luar negeri dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk membangun pembangkit listrik yang akan tergabung dalam sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) itu. "Sepertinya pembangunan Asahan III mengarah ke PLN. Minggu lalu kami telah bertemu dengan gubernur, hanya saja kami diminta untuk mengajukan surat," katanya.
    
PLTA Asahan III terletak di Kabupaten Toba Samosir, Sumut dan dalam beberapa tahun terakhir pemerintah provinsi itu menunda mengeluarkan izin lokasi karena alasan yang tidak jelas sehingga pembangunan pembangkit itu menjadi terkendala.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau