Mengenal Ragam Sport Drink

Kompas.com - 16/06/2009, 15:15 WIB

Sport drink terdiri atas isotonic sport drink, hypertonic sport drink, dan hypotonic sport drink. Yang paling banyak dijual jenis isotonik.

Isotonic sport drink mengandung elektrolit dan 5-8 g karbohidrat/100 ml. Mengonsumsi isotonic sport drink setelah olahraga membantu tubuh memperbaiki kecepatan resistensi glikogen. Cocok dikonsumsi bila olahraga berlangsung lebih dari satu jam. Dapat dikonsumsi sebelum, selama, dan sesudah olahraga.

Hypotonic sport drink kandungan karbohidratnya kurang dari 3 g/100 ml. Merupakan tipe minuman yang cocok untuk orang yang mengalami dehidrasi dan membutuhkan asupan cairan dalam waktu cepat. Minuman ini baik untuk mereka yang berolahraga dalam intensitas rendah atau kurang dari satu jam.

Hypertonic sport drink dicirikan kandungan karbohidratnya yang lebih dari 10 g/100 ml. Diserap tubuh lebih lama dari air biasa, sehingga cocok bagi yang membutuhkan energi dalam waktu cepat.

Sport drink berbeda dengan stimulant drink atau energy drink. Ke dalam sport drink biasanya ditambah ion-ion elektrolit, sedangkan energy drink berupa komponen pemacu tenaga seperti rempah-rempah, kafein, ginseng, taurin, karnitin, dan sebagainya.

Sumber: Prof.Dr.Made Astawan, Ahli tehnologi pangan dan gizi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau