MADRID,KOMPAS.com — Prinsipal Nissan Jepang berencana akan memberhentikan sekitar 581 pekerja di pabrik yang berlokasi di Barcelona, Spanyol. Ternyata, langkah tersebut bakal ditentang oleh serikat buruh negeri Matador. Demikian seperti dilaporkan kantor berita AP.
Juru bicara serikat pekerja, Jordi Carmona, mengatakan, Selasa (16/6), perusahaan sangat tidak berharap rencana PHK buruh di wilayah Spanyol. Bahkan, beberapa bulan terakhir ada arah pembicaraan untuk mengurangi karyawan yang punya posisi tinggi.
Nissan mengatakan Oktober nanti pihaknya ingin mengurangi sekitar 1.680 karyawan tetap yang sudah punya posisi dari total 3.600 orang yang tersebar di dua pabrik. Tindakan itu diambil berkaitan dengan jeleknya penjualan.
Sehubungan adanya aksi protes dan serikat, Nissan pun mau berunding. Akhirnya disepakati pengurangan karyawan menjadi 1.099 orang.
Kembali lagi ke soal pemutusan hubungan kerja 581 karyawan, dikatakan oleh Caramon kalau rencana itu juga diprotes. Manajemen pun siap bicara kembali. Adapun dari Nissan sendiri tak ada yang mau buka mulut.
Sebagai catatan, Nissan di Spanyol sekarang ini memperkerjakan sebanyak 6.000 tenaga kerja, dan Spanyol menjadi pabrikan terbesar ketiga di Eropa. Akibat krisis ekonomi, penjualan anjlok. Termasuk juga Ford, GM, dan VW yang sama-sama telah mengurangi karyawan beberapa bulan lalu di Spanyol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang