Bawaslu Laporkan JK-Win, Hatta, dan 9 Pejabat BUMN ke Polisi

Kompas.com - 18/06/2009, 16:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melaporkan 9 nama pejabat BUMN yang diduga terlibat dalam tim kampanye nasional pasangan capres dan cawapres ke Mabes Polri. Sedianya, pelaporan akan dilakukan Kamis (18/6) hari ini.

"Setelah kami klarifikasi atas dugaan pejabat BUMN yang ikut serta dalam timkamnas kami telah menggelar pleno. Berdasarkan hasil pleno, serta bukti yang diperoleh, pleno memutuskan hari ini kami akan membawa berkas-berkas ini ke kepolisian," kata Anggota Bawaslu Wirdianingsih, saat jumpa pers, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (18/6).

Sembilan nama pejabat BUMN yang akan dilaporkan adalah Ketua Dewan Pengawas Peruri Achdari, Komisaris Utama Perusahaan Pengelolaan Aset Raden Pardede, Komisaris Independen Indosat Soeprapto, Komisaris Hutama Karya Max Tamaela, Komisaris Wika Dadi Prajipto, Komisaris Kimia Farma Effendi Rangkuti, Komisaris Pertamina Umar Said, Komisaris PTPN XI Fadhil Hasan, dan Komisaris Pelindo I Abdul Razak Manan.

"Ini diduga ikut serta dalam timkamnas," ujarnya.

Selain itu, Bawaslu juga melaporkan nama-nama yang ikut menandatangani penetapan daftar timkamnas SBY-Boediono dan timkamnas JK-Wiranto.

Dari timkamnas SBY-Boediono, yang dilaporkan yakni Hatta Radjasa dan Marzuki Alie. Adapun untuk pasangan JK-Wiranto, yakni Jusuf Kalla, Wiranto, Sumarsono, dan Yus Usman.

Sebenarnya, dalam jumpa pers ini Wirdianingsih juga menyebut nama Komisaris Jamsostek Syukur Sarto sebagai salah satu nama yang akan dilaporkan ke Bawaslu. Namun, sekitar pukul 16.00, Syukur tiba di Kantor Bawaslu untuk melakukan klarifikasi. Karena itu, Wirdianingsih mengatakan akan memberi kesempatan kepada Syukur.

"Tadi Syukur dijadwalkan klarifikasi pukul 13.00, tetapi baru datang. Kami akan mendengarkan dulu klarifikasinya. Nanti yang lainnya akan tetap kami laporkan hari ini," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau