BANYUMAS, KOMPAS.com — Kunjungan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, menurun 15 persen sejak Gunung Slamet diberitakan meletus. Dalam sehari rata-rata jumlah kunjungan wisata Baturraden bisa mencapai 300 sampai 500 pengunjung, tetapi sejak Gunung Slamet diberitakan meletus jumlah pengunjung turun menjadi 150 sampai 200 pengunjung per hari.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Baturraden Sudarto, Kamis (18/6), mengatakan, aktivitas Gunung Slamet memang meningkat menjadi Siaga. Namun, peningkatan aktivitas gunung berapi itu hingga sekarang tak berdampak terhadap daerah lereng di sekitarnya, termasuk Baturraden.
"Kalau pun ada yang ditutup, itu adalah jalur pendakian. Gunung itu untuk sementara ini dilarang untuk didaki," katanya.
Sementara kawasan sekitar lereng Gunung Slamet, menurutnya, sejauh ini masih dalam kondisi aman. Selain karena puncak gunung berada cukup jauh dari Baturraden, kawasan lereng gunung itu juga dibentengi oleh perbukitan yang cukup banyak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang