LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Rusia Guus Hiddink mengingatkan striker Roman Pavlyuchenko agar segera meninggalkan Tottenham Hotspur. Pavlyuchenko perlu bermain reguler agar performanya tetap terjaga.
Sebenarnya Pavlyuchenko bukan incaran utama Spurs pada bursa transfer musim lalu. Spurs justru menginginkan rekan satu tim Pavlyuchenko di Rusia, Andrei Arshavin. Namun, kegigihan Zenit St Petersburg menahan playmaker tersebut membuat Spurs harus memalingkan perhatian kepada Pavlyuchenko.
Pada musim pertamanya di London, Pavlyuchenko sulit beradaptasi dengan Liga Inggris. Sepanjang musim lalu, pemain 27 tahun itu hanya mencetak lima gol dan hanya 19 kali tampil sebagai starter. Hiddink menyayangkan hal tersebut sebab ia tahu mantan pemain Spartak Moskwa itu akan lebih baik jika bermain di klub yang lebih besar.
"Pavlyuchenko harus serius memikirkan masa depannya. Dia perlu waktu rutin untuk berlatih dan bermain," saran Hiddink kepada Sport Express.
Ini bukan pertama kalinya Hiddink mengatakan hal tersebut. Ketika Hiddink ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, Februari lalu, ia juga pernah mengungkapkan bahwa Pavlyuchenko akan lebih baik jika bermain di Stamford Bridge.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang