PALU, KOMPAS.com — SMU Negeri 2 Palu tahun ajaran 2009/2010 menyediakan beasiswa Rp 50 juta untuk murid berprestasi dari keluarga tidak mampu yang lolos seleksi menempuh pendidikan di sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).
"Jumlah beasiswa ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 45 juta, yang diambil dari block-grant pemerintah pusat," kata Kepala SMU Negeri 2 Palu Moh Ali Kadir di Palu, Senin (22/6).
Menurut dia, beasiswa itu sangat diperlukan karena SMU Negeri 2 mulai tahun ini sepenuhnya menerapkan sistem belajar-mengajar pola RSBI sehingga biaya pendidikannya akan lebih tinggi dari kelas reguler.
"Tahun ini kami membuka tujuh kelas RSBI dengan jumlah siswa 32 orang per kelas. Ini sesuai ketentuan yang berlaku karena SMU Negeri 2 sudah tiga tahun menjadi RSBI," ujarnya.
Ia menegaskan, RSBI bukan sekolah untuk orang kaya, melainkan untuk yang berprestasi. Karena itu, siswa dari keluarga miskin tetap bisa masuk RSBI asal prestasi akademiknya baik dan mereka akan mendapat beasiswa.
Ali tidak menyebutkan berapa besar biaya pendidikan di kelas RSBI. Sebagian biaya pendidikan itu didanai dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS), sedangkan kekurangannya ditanggung pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia mengatakan, pihaknya sudah menyeleksi para murid baru dan akan mengumumkan hasilnya pada 27 Juni 2009 sebelum sekolah-sekolah lain membuka penerimaan murid baru di kelas reguler atau non-RSBI.
"Ada 585 orang calon siswa baru RSBI di SMUN 2 dan akan diterima 224 orang. Mereka telah menjalani seleksi akademik berupa tes tertulis mata pelajaran IPA, IPS, dan Bahasa Inggris, evaluasi nilai rapor di SMP, tes psikologi dan wawancara orangtua calon siswa," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang