SEMARANG, KOMPAS.com — Pasangan calon presiden Megawati Soekarnoputri dan calon wakil presiden Prabowo Subianto ’mengepung’ Jawa untuk mendapatkan suara yang signifikan pada Pemilu Presiden 2009.
"Ya, kita kepung Jawa karena pemilihnya 60 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT)," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Muchdi PR saat mendampingi cawapres Prabowo dalam temu wicara dengan penjual jamu gendong di PT Sido Muncul Semarang, Senin (22/6).
Muchdi mengatakan, jika pasangan Mega-Prabowo bisa memenangi Jawa maka otomatis bisa memenangi pilpres. "Selain Jawa Tengah, kami fokus ke Jawa Barat dan Jawa Timur," kata Muchdi yang menjelaskan, saat ini Megawati juga sudah sampai Banyumas, Jawa Tengah.
Untuk dapat mengepung Jawa, katanya, diperkirakan butuh waktu sampai tanggal 29 Juni 2009. Setelah prioritas pertama Jawa, pasangan Mega-Pro juga menggarap Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.
"Kami lihat dari daerah pemilihan dan daerah konsentrasi PDI-P dan Gerindra. Jika masih kurang kekuatan, Mega-Prabowo akan mengunjungi daerah tersebut," katanya.
Pada putaran pertama pilpres, Mega-Prabowo menargetkan bisa mendapatkan suara 40 persen. Saat kampanye, Megawati merebut tatar selatan Jawa, sedangkan Prabowo merebut utara Jawa.
Sebelumnya, pengamat politik Universitas Diponegoro Fitriyah memprediksi pasangan Mega-Prabowo akan kembali unggul di Jawa Tengah dalam pemilu mendatang. Prediksi kemenangan tersebut didasari dengan pemilih PDI-P yang loyal terhadap partai.