Di Meksiko, Para Pengotor Itu Bertemu

Kompas.com - 23/06/2009, 06:14 WIB

KOTA MEKSIKO, KOMPAS.com - Menteri-menteri lingkungan dari pengotor-pengotor terbesar dunia, termasuk AS dan China, bertemu Senin (22/6) di Meksiko dalam upaya AS untuk mempercepat kerja ke arah perjanjian iklim penting PBB.
   
Kelompok yang disebut Forum Ekonomi-ekonomi Besar (MEF) itu bermaksud membantu membuat perjanjian baru untuk mengekang gas rumah kaca guna menggantikan Prokokol Kyoto ketika protokol itu habis berlakunya pada 2012.
   
Pertemuan ketiga kelompok itu tiba ketika pembicaran iklim di seluruh dunia macet sebelum pertemuan puncak besar Kopenhagen Desember yang ditujukan untuk menghasilkan perjanjian PBB yang baru. Dua belas hari pembicaraan perubahan iklim internasioal itu berakhir pekan lalu di Jerman tanpa kemajuan mengenai masalah terbesar bagaimana membagi beban pengurangan emisi pada masa depan.
   
Negara-negara miskin mengusahakan pengurangan mendalam dari negara-negara kaya yang menurut sejarah sebagian besar harus dipersalahkan karena masalah sekarang ini.
   
Mereka kebanyakan minta penguragan sekitar 25-40 persen pada 2020 dibanding dengan tingkat pengurangan 1990. Beberapa negara, termasuk China, telah mengatakan 40 persen haruslah minimal.
   
Di negara-negara maju, Uni Eropa telah menawarkan pengurangan sedikitnya 20 persen pada 1990, tapi Jepang dan AS sejauh ini menawarkan pengurangan sekitar delapan dan empat persen berturut-turut.
   
MEF diluncurkan oleh Presiden AS Barack Obama di belakang prakarsa yang sama oleh pendahulunya, George W. Bush. Anggota-anggotanya telah bertemu di Washington dan Paris pada April dan Mei. Pesertanya termasuk Australia, Brazil, Inggris, Kanada, China, Republik Ceko, Denmark, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Afrika Selatan, Swedia dan AS, dan juga ke 27 negara Uni Eropa.
   
Wakil-wakil dari Uni Emirat Arab, Norwegia dan Spanyol akan mengambil bagian sebagai pengamat, beberapa pejabat Meksiko mengatakan.
   
Pembicaraan itu tiba ketika dukungan internasional meningkat pada proposal Meksiko untuk mengumpulkan miliaran dolar untuk memerangi perubahan iklim melalui lembaga yang disebut "Green Fund".
   
Rencana itu akan mewajibkan semua pemerintah untuk membayar uang kontan berdasar pada formula yang mencerminkan ukuran produk domestik bruto masing-masing negara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau