KOMPAS.com - Dulu banyak pria yang enggan merawat kulitnya karena tak mau dicap sebagai pesolek. Belakangan ini makin banyak pria yang tak takut keluar masuk salon untuk merawat kulitnya. Sekedar tren atau memang kebutuhan?
Sekitar 10 tahun lalu, salon dan klinik kecantikan sepertinya menjadi teritori wanita. Namun lihatlah sekarang. Pria-pria moderen semakin sadar pada penampilannya dan tak segan lagi nyalon.
Sebuah riset yang dilakukan L'Oreal Paris menemukan bahwa pria Indonesia, khususnya pada segmen berusia 25-35 tahun, menilai bahwa aktivitas merawat kulit bukan hanya milik wanita saja.
"Menurut riset kami, pria Indonesia sudah sadar akan pentingnya merawat kulit," kata Andreas Pradhana, Group Product Manager, L'Oreal Paris. Riset yang dilakukan pada tahun 2008 itu juga mengungkapkan bahwa 58 persen pria mencuci muka pada pagi dan malam hari, 20 persen memakai pelembab wajah, 30 persen memakai produk perawatan kulit wanita, dan 69 persen membeli produk perawatan sendiri.
Yang menarik, menurut lembaga survei AC Nielsen, 60 pria Indonesia membeli produk perawatan untuk kulit lebih putih (whitening). "Kaum pria menganggap kulit yang cerah dan terlihat lebih putih adalah satu kunci kesuksesan dalam karir maupun kehidupan pribadi mereka," ujar Andreas.
Selain karena tuntutan pekerjaan, pria moderen secara sadar merawat kulitnya untuk memenuhi keinginan pasangannya. "Wanita zaman sekarang lebih cerewet pada penampilan pria," kata Andreas. Sebuah survei juga menyebutkan wanita-wanita saat ini makin tak menyukai pria yang berjerawat dan kulitnya berminyak.
Ferly Junandar (40) termasuk dalam pria yang sadar perawatan kulit. Pekerjaannya yang berprofesi sebagai presenter dan menuntut penampilan yang bersih dan rapi mendorongnya untuk rutin merawat kulitnya. Selain membersihkan wajah dan menggunakan pelembab, Ferly juga melakukan berbagai perawatan di salon. "Sebulan sekali saya facial atau mikrodermabrasi untuk menghilangkan komedo," ujarnya.
Selain wajah, Ferly yang wajahnya tampak lebih muda dari usianya ini juga memerhatikan penampilan tubuhnya. "Saya berolahraga dan diet biar perut nggak buncit," katanya. Menurutnya, perawatan kulit yang dilakoninya ini karena ia menilai penampilannya sebagai sebuah aset. "Ini memang tuntutan dunia entertainment," kata pria asal Bandung ini. "Lagipula, pria lebih berkeringat dan berdaki, makanya harus rajin dibersihkan," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang