Prabowo Hanya Tertawa Tanggapi Survei LSI

Kompas.com - 24/06/2009, 14:45 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Prabowo Subianto hanya tertawa menanggapi hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis Rabu (24/6), yang menyatakan elektabilitas pasangan capres/cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto turun dua persen dibanding survei sebelumnya.

"LSI yang bayar siapa... siapa yang bayar," katanya, sambil tertawa sesaat sebelum menggelar kampanye dialogis di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (24/6).

"Jadi, bapak tidak percaya?" tanya wartawan mengonfirmasi. "Kalau turunnya 30 hingga 40 persen, saya percaya," jawab Prabowo lalu kembali tertawa dan bergegas memasuki mobilnya.

Berdasarkan hasil survei LSI periode 15-20 Juni 2009, elektabilitas pasangan SBY-Boediono tercatat 67 persen, JK-Wiranto 9 persen, dan pasangan Mega-Pro 16 persen.

Dibandingkan hasil survei lembaga yang sama 20 hari sebelumnya, elektabilitas SBY-Boediono mengalami penurunan tiga persen dari 70 persen, JK-Wiranto mengalami kenaikan dua persen dari 7 persen, sedangkan pasangan Mega-Pro mengalami kenaikan 0,4 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau