Taufik Langsung Tersingkir, Andre Jadi Harapan

Kompas.com - 24/06/2009, 16:10 WIB

JOHOR, KOMPAS.com - Taufik Hidayat langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Open Grand Prix Gold 2009. Unggulan kedua asal Indonesia tersebut ditaklukkan oleh pemain China, Chen Long.

Dalam duel di Stadium Bandaraya Johor Bahru, Rabu (24/6), yang berdurasi 57 menit, Taufik kalah rubber set 14-21 22-20 19-21. Ini tentu sebuah kejutan besar, apalagi Taufik adalah unggulan kedua dan Chen tidak diunggulkan.

Di set pertama, terjadi persaingan ketat dalam pengumpulan angka. Tetapi setelah skor 8-8, Taufik mulai jauh tertinggal karena Chen bisa menambah empat poin secara beruntun untuk unggul 12-8, dilanjutkan 17-9, sebelum menang 21-14.

Set kedua, perolehan poin kedua pemain tetap ketat. Alhasil, deuce menjadi penentu kemenangan Taufik yang menyudahi duel itu dengan skor 22-20, dan memaksa rubber set.

Pada game penentuan, Taufik tak pernah bisa menyamakan poin Chen. Mantan pemain Pelatnas Cipayung yang pekan lalu menjadi runner-up Djarum Indonesia Open Super Series 2009 tersebut hanya bisa membuntuti Chen yang akhirnya menang 21-19 dan maju ke babak kedua.

Dengan demikian, tinggal Andre Kurniawan Tedjono yang bertahan dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra. Pemain PB Djarum tersebut menang 21-13 21-17 atas pemain Malaysia Kim Long Hoo.

Selanjutnya, Andre yang merupakan unggulan keenam, akan bertarung lagi pada Rabu sore ini pukul 18.50 waktu setempat, melawan pemain Denmark Christian Lind Thomsen.

Dalam kejuaraan ini, Indonesia hanya diwakili oleh pemain-pemain profesional. Para pemain Pelatnas yang semula dijadwalkan ikut, terpaksa harus absen karena PB PBSI membatalkannya usai hasil buruk di Indonesia Open.

Para pemain Pelatnas yang sudah ikut drawing tetapi menarik diri adalah tiga ganda campuran; Muhammad Rijal/Debby Susanto, Tontowi Ahmad/Richi Puspita Dili, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet dan dua ganda putri; Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni dan Komala Dewi/Keshya Nurvita Hanadia, serta satu tunggal putri, Rizki Amelia Pradipta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau