JOHOR, KOMPAS.com - Taufik Hidayat langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Open Grand Prix Gold 2009. Unggulan kedua asal Indonesia tersebut ditaklukkan oleh pemain China, Chen Long.
Dalam duel di Stadium Bandaraya Johor Bahru, Rabu (24/6), yang berdurasi 57 menit, Taufik kalah rubber set 14-21 22-20 19-21. Ini tentu sebuah kejutan besar, apalagi Taufik adalah unggulan kedua dan Chen tidak diunggulkan.
Di set pertama, terjadi persaingan ketat dalam pengumpulan angka. Tetapi setelah skor 8-8, Taufik mulai jauh tertinggal karena Chen bisa menambah empat poin secara beruntun untuk unggul 12-8, dilanjutkan 17-9, sebelum menang 21-14.
Set kedua, perolehan poin kedua pemain tetap ketat. Alhasil, deuce menjadi penentu kemenangan Taufik yang menyudahi duel itu dengan skor 22-20, dan memaksa rubber set.
Pada game penentuan, Taufik tak pernah bisa menyamakan poin Chen. Mantan pemain Pelatnas Cipayung yang pekan lalu menjadi runner-up Djarum Indonesia Open Super Series 2009 tersebut hanya bisa membuntuti Chen yang akhirnya menang 21-19 dan maju ke babak kedua.
Dengan demikian, tinggal Andre Kurniawan Tedjono yang bertahan dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra. Pemain PB Djarum tersebut menang 21-13 21-17 atas pemain Malaysia Kim Long Hoo.
Selanjutnya, Andre yang merupakan unggulan keenam, akan bertarung lagi pada Rabu sore ini pukul 18.50 waktu setempat, melawan pemain Denmark Christian Lind Thomsen.
Dalam kejuaraan ini, Indonesia hanya diwakili oleh pemain-pemain profesional. Para pemain Pelatnas yang semula dijadwalkan ikut, terpaksa harus absen karena PB PBSI membatalkannya usai hasil buruk di Indonesia Open.
Para pemain Pelatnas yang sudah ikut drawing tetapi menarik diri adalah tiga ganda campuran; Muhammad Rijal/Debby Susanto, Tontowi Ahmad/Richi Puspita Dili, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet dan dua ganda putri; Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni dan Komala Dewi/Keshya Nurvita Hanadia, serta satu tunggal putri, Rizki Amelia Pradipta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang