UU Kawasan Ekonomi Khusus Kelar September

Kompas.com - 25/06/2009, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana menuntaskan penyelesaian Rancangan Undang-Undang Kawasan Ekonomi Khusus (RUU KEK) menjadi UU akhir September 2009.

"Rapat tadi sudah ada kesepakatan (dengan DPR) membentuk Panja (Panitia Kerja) RUU KEK dan itu akan dibahas meski nanti DPR reses. Usai reses, Agustus nanti ada rapat kerja lanjutan. Kita harap pertengahan Agustus selesai dan kita akan bawa ke rapat paripurna DPR diharapkan akhir September," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu seusai rapat kerja RUU KEK dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6).

DPR akan memasuki masa reses 4 Juli 2009. Selanjutnya pertengahan Agustus 2009 DPR kembali akan bersidang. Masa jabatan anggota Dewan periode 2004-2009 akan habis akhir September karena sesuai UU, Oktober anggota Dewan hasil Pemilu 2009 akan mulai menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai anggota DPR periode 2009-2014.

Menurut Mari, rapat dengan Dewan pada prinsipnya menyepakati penyederhanaan dalam pelaksanaan UU itu kelak. Tak hanya satu bentuk penyederhanaan, tetapi juga mengakomodasi sejumlah masukan lainnya dari kalangan masyarakat. Dia mencontohkan soal struktur kelembagaan dalam KEK.

"Misalnya tetap ada Dewan Nasional KEK. Ada Dewan Kawasan dan di dalamnya ada perwakilan daerah karena KEK kan dilaksanakan di daerah. Itu opsinya. Yang mana efisien itu dibahas nanti," kata Mari.

Dia juga menyebut kemudahan lain dalam UU itu nanti. Misalnya soal tenaga kerja asing yang harus mendapat izin kerja dalam wilayah KEK. "Nanti itu lebih dipermudah," kata Mari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau