LPEI Bukan Ancaman Bank Komersial

Kompas.com - 25/06/2009, 14:11 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), yang sebentar lagi akan beroperasi, pada dasarnya bukan menjadi saingan bank-bank nasional umum yang ikut membiayai kegiatan ekspor.

Demikian dikatakan Deputi Direktorat Hukum Bank Indonesia Ramlan Ginting dalam media workshop dengan tema "Memahami Fungsi dan Peran Perdagangan Internasional" di Bogor, Kamis (25/6). "LPEI merupakan suatu ekspor credit agency yang tidak sama dengan bank komersial," ujarnya.

LPEI, lanjut dia, murni membiayai ekspor yang umumnya membiayai ekspor jangka menengah dan panjang. "Sedangkan bagi bank-bank umum, rata-rata membiayai ekspor jangka pendek," katanya.

Jadi, lanjut dia, keduanya tidak bersaing, tetapi justru sama-sama mendorong ekspor di Indonesia.

Walaupun saat ini Bank Expor Impor belum secara penuh melaksanakan tugas sebagai lembaga pembiayaan ekspor seperti negara-negara lain, Ramlan tetap berharap jika Bank Expor Impor telah diubah menjadi LPEI, fungsinya dapat seperti lembaga pembiayaan ekspor di negara lain.

"Bank Expor Impor saat ini tidak seperti lembaga pembiayaan ekspor seperti USS ekspor Impor di Amerika yang bernama US EximBank yang secara penuh menjalankan fungsi pembiayaan penuh bagi ekspor dan impor Amerika," paparnya. 

"LPEI diharapkan nantinya secara murni dapat membiayai ekspor Indonesia secara penuh," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau