BOGOR, KOMPAS.com — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), yang sebentar lagi akan beroperasi, pada dasarnya bukan menjadi saingan bank-bank nasional umum yang ikut membiayai kegiatan ekspor.
Demikian dikatakan Deputi Direktorat Hukum Bank Indonesia Ramlan Ginting dalam media workshop dengan tema "Memahami Fungsi dan Peran Perdagangan Internasional" di Bogor, Kamis (25/6). "LPEI merupakan suatu ekspor credit agency yang tidak sama dengan bank komersial," ujarnya.
LPEI, lanjut dia, murni membiayai ekspor yang umumnya membiayai ekspor jangka menengah dan panjang. "Sedangkan bagi bank-bank umum, rata-rata membiayai ekspor jangka pendek," katanya.
Jadi, lanjut dia, keduanya tidak bersaing, tetapi justru sama-sama mendorong ekspor di Indonesia.
Walaupun saat ini Bank Expor Impor belum secara penuh melaksanakan tugas sebagai lembaga pembiayaan ekspor seperti negara-negara lain, Ramlan tetap berharap jika Bank Expor Impor telah diubah menjadi LPEI, fungsinya dapat seperti lembaga pembiayaan ekspor di negara lain.
"Bank Expor Impor saat ini tidak seperti lembaga pembiayaan ekspor seperti USS ekspor Impor di Amerika yang bernama US EximBank yang secara penuh menjalankan fungsi pembiayaan penuh bagi ekspor dan impor Amerika," paparnya.
"LPEI diharapkan nantinya secara murni dapat membiayai ekspor Indonesia secara penuh," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang