JAKARTA, KOMPAS.com — Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla "bertikai" soal Indomie dalam acara Debat Capres yang berlangsung di Studio Metro TV, Jakarta, Kamis (25/6) malam. "Pertikaian" terjadi ketika keduanya menjawab pertanyaan yang diajukan Aviliani, moderator debat.
Aviliani bertanya, langkah apa yang akan dilakukan ketiga kandidat dalam mencapai 11 target Millennium Development Goals (MDGS). JK, yang mendapat kesempatan pertama untuk menjawab, mengungkapkan, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah mengurangi inflasi. Salah satu caranya adalah jangan membuka keran impor terlalu besar.
"Impor jangan terlalu besar. Maaf ini Pak SBY, Indomie itu bisa menimbulkan inflasi sebab kalau makin banyak rakyat makan Indomie, makin banyak produksi dan makin banyak gunakan gandum. Gandum terlalu banyak, impor jadi tinggi," ucap JK. Pernyataan JK ini terkait dengan iklan SBY di stasiun televisi yang menggunakan jingle Indomie sebagai lagu iklan.
Menanggapi pernyataan JK, SBY yang mendapat kesempatan menjawab setelah Megawati pun menimpali. "Untuk Pak Jusuf Kalla, mungkin yang dimakan Pak Jusuf Kalla adalah Indomie yang hanya terbuat dari gandum, tapi yang saya makan adalah "Indomie" yang terbuat dari terigu, singkong, sukun, mengurangi penggunaan gandum," kata SBY yang langsung disambut gemuruh penonton. Waktu menjawab yang hanya dua menit habis. SBY dan JK pun tertawa bersama dan langsung bersalaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang