Menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu Hadir di PPKI 2009

Kompas.com - 26/06/2009, 10:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pekan Produk Kreatif Indonesia 2009 dibuka Jumat (26/6) pagi ini. Sejumlah pejabat dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu tampak telah hadir di acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, ini.

Antara lain tampak Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Mendag Mari Elka Pangestu, Menristek Kusmayanto Kadiman, Menkominfo M Nuh, Ketua DPR RI Agung Laksono, Ketua Kadin MS Hidayat, serta tamu undangan kenegaraan.

Acara ini dibuka dengan atraksi kesenian musik angklung yang dilanjutkan dengan paduan suara yang menyanyikan lagu "Keroncong Kemayoran". Dijadwalkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka acara ini.

PPKI 2009 yang mengusung tema "Menjadikan Budaya dan Teknologi sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia" diikuti 14 lembaga pemerintah termasuk kementerian dan departemen.

Dalam acara ini ditampilkan sejumlah karya terbaik anak bangsa di bidang animasi, software, publishing, printing, desain film, musik, dan lain-lain. Digelar juga kegiatan konvensi, seperti seminar, lokakarya, dan dialog. 

Tidak luput juga ada pergelaran budaya, seperti tarian-tarian, musik daerah, teater, peragaan busana, dan pemutaran film.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau