KUALA KAPUAS, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), menginginkan Kabupaten Kapuas bebas dari peredaran narkotika dan obat-obatan (narkoba) pada 2015.
"Untuk mewujudkan hal itu, semua pihak diimbau agar seksama berperan aktif memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," kata Bupati Kapuas Muhammad Mawardi kepada Antara di Kuala Kapuas, Jumat (26/6).
Generasi muda di Kabupaten Kapuas, katanya, agar jangan mendekati narkoba karena ini adalah pangkal utama menjerumuskan generasi muda yang pada akhirnya masa depan menjadi suram. "Karena ketika sudah menggunakan narkoba, hal itu akan mengubur masa depan dan menghancurkan harapan hidupnya, termasuk harapan keluarga, bangsa dan negara," kata Mawardi.
Dia berharap semua unsur komponen masyarakat di Kabupaten Kapuas bisa mengawasi para generasi muda. "Salurkanlah kegiatan mereka ke arah yang positif dan produktif," katanya.
Dalam pidatonya pada Peringatan Hari Anti Narkoba Intenasional (HANI) Kabupaten Kapuas, dia mengatakan, masyarakat merupakan elemen bangsa yang amat berharga dan sebagai penentu masa depan bangsa agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dalam menghadapi kemajemukan sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Kapuas, katanya, diperlukan strategi komunikasi pencegahan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. "Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas sebagai pengelola dan penyelenggara program berkerja sama dengan aparat terkait untuk penanggulangan dan pencegahan bahkan penindakan yang tegas bagi penyalahgunaan dan pengedar narkoba," kata Muhammad Mawardi.
Dia mengatakan, pada dasarnya yang menjadi kata kunci dalam keberhasilan tugas penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah koordinasi.
Menurutnya, koordinasi merupakan suatu proses mengintegrasikan tujuan dan kegiatan dari satuan yang terpisah untuk mencapai tujuan secara efektif.
Sasaran kampanye narkoba tahun ini adalah orangtua, anggota keluarga, kerabat, kawan, tetangga, guru, pekerja sosial, dan politisi yang ada di Kabupaten Kapuas.
Semua elemen masyarakat tersebut, katanya, harus mengawasi dan berbuat sesuatu demi kepentingan bangsa dijauhkan dari narkoba sebab dapat merusak kelangsungan kehidupan suatu bangsa.
Pada acara tersebut, Bupati Kapuas berkesempatan menyerahkan hadiah berupa piala, piagam, dan uang tunai kepada para pemenang lomba lari 10 km dan 100 meter yang dilaksanakan dalam rangka peringatan HANI.