Enam Tahun Lagi Bebas Narkoba

Kompas.com - 26/06/2009, 10:33 WIB

KUALA KAPUAS, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), menginginkan Kabupaten Kapuas bebas dari peredaran narkotika dan obat-obatan (narkoba) pada 2015.
    
"Untuk mewujudkan hal itu, semua pihak diimbau agar seksama berperan aktif memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," kata Bupati Kapuas Muhammad Mawardi kepada Antara di Kuala Kapuas, Jumat (26/6).
    
Generasi muda di Kabupaten Kapuas, katanya, agar jangan mendekati narkoba karena ini adalah pangkal utama menjerumuskan generasi muda yang pada akhirnya masa depan menjadi suram. "Karena ketika sudah menggunakan narkoba, hal itu akan mengubur masa depan dan menghancurkan harapan hidupnya, termasuk harapan keluarga, bangsa dan negara," kata Mawardi.
    
Dia berharap semua unsur komponen masyarakat di Kabupaten Kapuas bisa mengawasi para generasi muda. "Salurkanlah kegiatan mereka ke arah yang positif dan produktif," katanya.
    
Dalam pidatonya pada Peringatan Hari Anti Narkoba Intenasional (HANI) Kabupaten Kapuas, dia mengatakan, masyarakat merupakan elemen bangsa yang amat berharga dan sebagai penentu masa depan bangsa agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
    
Dalam menghadapi kemajemukan sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Kapuas, katanya, diperlukan strategi komunikasi pencegahan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. "Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas sebagai pengelola dan penyelenggara program berkerja sama dengan aparat terkait untuk penanggulangan dan pencegahan bahkan penindakan yang tegas bagi penyalahgunaan dan pengedar narkoba," kata Muhammad Mawardi.
    
Dia mengatakan, pada dasarnya yang menjadi kata kunci dalam keberhasilan tugas penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah koordinasi.
    
Menurutnya, koordinasi merupakan suatu proses mengintegrasikan tujuan dan kegiatan dari satuan yang terpisah untuk mencapai tujuan secara efektif.
    
Sasaran kampanye narkoba tahun ini adalah orangtua, anggota keluarga, kerabat, kawan, tetangga, guru, pekerja sosial, dan politisi yang ada di Kabupaten Kapuas.
   
Semua elemen masyarakat tersebut, katanya, harus mengawasi dan berbuat sesuatu demi kepentingan bangsa dijauhkan dari narkoba sebab dapat merusak kelangsungan kehidupan suatu bangsa.
    
Pada acara tersebut, Bupati Kapuas berkesempatan menyerahkan hadiah berupa piala, piagam, dan uang tunai kepada para pemenang lomba lari 10 km dan 100 meter yang dilaksanakan dalam rangka peringatan HANI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau