JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pelaksanaan debat calon wakil presiden kedua, Selasa (30/6) mendatang, akan lebih meriah. Pasalnya, KPU akan mengundang perawat dan dokter lengkap menggunakan seragamnya.
"Kami akan mengundang misalnya perawat, dokter, dengan kostumnya masing-masing sehingga debat bisa lebih berwarna lagi," kata Anggota KPU I Gusti Putu Artha, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (26/6).
Debat cawapres mendatang, mengambil tema "Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia" dengan moderator Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Fachmi Idris. Agak berbeda dengan pagelaran tiga debat sebelumnya, debat kali ini akan digelar di Hotel Bumikarsa Bidakara, Ruang Birawa. Sebelumnya, debat digelar di studio stasiun televisi penyelenggara.
Putu memaparkan, sore tadi pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan seluruh tim kampanye nasional masing-masing kandidat, moderator debat Fachmi Idris, dan perwakilan pihak stasiun televisi penyelenggara debat cawapres, TV One. Dalam rapat tersebut sepakat akan memperbaiki teknis debat. Yakni, pertama, debat berikutnya moderator tidak akan mengambil alokasi waktu terlalu banyak.
Kedua, menghilangkan back drop dan setting penonton diatur dengan posisi melingkar. "Kandidat ada di tengah-tengah dan kandidat dipaksa mobiling. Tidak ada back drop, back drop-nya penonton," ujarnya. Dan ketiga, memperbanyak sesi debat dan mengurangi sesi pendalaman.
Selain itu, agar lebih semarak, timkamnas diatur agar berdiri saat sesi perkenalan cawapres. "Agar lebih hangat. Kami juga sudah mem-briefe moderator agar sangat fokus dan tajam dalam memberikan pertanyaan sehingga kelihatan jawaban kandidat berbeda," tuturnya.
Rapat tersebut juga melakukan hasil evaluasi pelaksanaan debat capres kemarin. Menurut Putu, seluruh peserta rapat menyatakan cukup puas dengan debat kemarin. Diharapkan, debat mendatang dapat berlangsung lebih seru lagi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang