Karzai Imbau Taliban Ikut Pemilu

Kompas.com - 27/06/2009, 16:51 WIB

KABUL, KOMPAS.com — Presiden Afganistan Hamid Karzai mengimbau pemberontak Taliban memberikan suara pada pemilu bersejarah Agustus depan, dan tidak menyerang tempat-tempat pemungutan suara.
   
Dalam konferensi pers, Sabtu (27/6), Karzai mengatakan semua warga Afganistan yang berhak memilih harus terdaftar untuk mendapatkan kartu suara, dan memberikan suara mereka pada pemilu presiden dan dewan provinsi 20 Agustus.
   
"Harapan saya juga bahwa saudara-saudara kami Taliban dan semua warga Afganistan lain yang tidak berada di Afganistan untuk berbagai alasan, dan yang bersikap menentang ... Saya harapkan mereka lagi dan lagi agar meninggalkan kekerasan, hanya pada hari pemilu saja bukan seterusnya," katanya.
   
"Saya juga meminta mereka hendaknya datang ke tempat-tempat asal mereka, mengambil kartu suara, mendaftar dan ikut ambil bagian dalam pemilu," katanya.
   
Karzai tampak merujuk pada para pemberontak yang berpangkalan di Pakistan, tempat banyak Taliban—termasuk kelompok buron yang dipimpin Mullah Mohammad Omar—melarikan diri setelah serangan dipimpin Amerika Serikat pada 2001, yang menumbangkan kelompok garis keras itu dari pemerintahan.
   
Karzai maju untuk periode kedua dalam pemilihan, yang merupakan pemilihan presiden kedua di negara yang hancur karena perang selama berpuluh tahun.
   
Dengan meningkatkan pemberontakan yang dipimpin Taliban dalam tahun ini, ada kekhawatiran bahwa gerilyawan akan menyerang tempat-tempat pemungutan suara atau mengintimidasi rakyat agar tidak memilih, terutama di medan pertempuran selatan.
   
AS dan negara-negara sekutu internasional Afganistan lainnya telah berikrar mengirimkan ribuan tentara tambahan untuk melindungi hari pemilihan, dan biayanya, yang diperkirakan sekitar 220 juta dollar.
   
Pasukan keamanan Afganistan dan internasional telah beberapa pekan melakukan operasi razia untuk membersihkan kantong-kantong pemberontak, menjelang pemilihan.
   
Karzai menyerukan gerilyawan agar ’berhenti mengorbankan rakyat Afganistan dan bergandeng-tangan dengan bangsa mereka, serta memberikan iklim yang baik bagi pemilihan di negara ini.’
   
"Kami bisa membawa negara ini ke arah stabilitas melalui pemilihan. Kami bisa berusaha mewujudkan perdamaian melalui pemilihan dan dengan pemilu kita bisa membangun negara ini," katanya.
  

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau