PALEMBANG, KOMPAS.com - Persipura Jayapura menyiapkan diri untuk adu penalti dengan Sriwijaya FC di partai final Copa Indonesia IV di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Minggu (28/6) malam.
Menurut pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago di Palembang, Sabtu (27/6), kesiapan ini dilakukan karena berkaca dari kekalahan Persipura di partai final copa musim lalu atas Sriwijaya FC melalui drama adu penalti.
"Saat itu Persipura sama sekali tidak pernah berpikir akan ada perpanjangan waktu dan berujung dengan adu penalti. Tapi saat ini kami tidak berpikir seperti itu lagi, karena apa pun dapat terjadi di lapangan dan kami siap adu penalti dengan Sriwijaya FC," kata Jacksen.
Untuk itu, Jacksen mengaku telah mengantongi lima nama pemain Persipura yang akan ditunjuk sebagai eksekutor tendangan penalti jika pada akhirnya juara Copa harus melalui proses ini.
"Kami telah menentukan nama-namanya. Tapi, saya tidak bisa mengatakan siapa pemain tersebut. Kita lihat saja di pertandingan besok," kata mantan pemain dan pelatih Persebaya ini.
Jacksen menjelaskan, timnya dalam kondisi siap berlaga menghadapi "Laskar Wong Kito" julukan Sriwijaya FC, baik metal maupun teknis.
"Kami telah melewati perjalanan panjang musim ini dan inilah saatnya pembuktian. Saya yakin pemain tidak akan menyia-yiakan ini. Dalam beberapa hari terakhir saya mendapati tim sangat enjoy sekali dan tanpa beban," kata Jacksen.
Dia pun tak mempermasalahkan partai final di gelar di kandang Sriwijaya FC yang dapat memompa semangat Sriwijaya FC.
"Penonton mau sebanyak apa pun dan mau berteriak sekeras apa pun, tetap pemain yang ada di lapangan yang bisa mencetak gol bukan penonton. Saya mengingatkan kepada pemain tinggal tutup telinga saja dan bermain seolah-olah mereka semua mendukung Persipura," kata Jacksen.
Ia juga tidak mempermasalahkan kurangnya satu striker inti Persipura, "Beto" karena hukuman kartu kuning. "Pemain Persipura tidak hanya Beto saja. Meskipun tak ada Beto, kami tetap bermain dengan sebelas orang di lapangan," kata pelatih asal Brasil ini. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang