Persipura Siapkan Adu Penalti

Kompas.com - 27/06/2009, 21:28 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Persipura Jayapura menyiapkan diri untuk adu penalti dengan Sriwijaya FC di partai final Copa Indonesia IV di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Minggu (28/6) malam.

Menurut pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago di Palembang, Sabtu (27/6), kesiapan ini dilakukan karena berkaca dari kekalahan Persipura di partai final copa musim lalu atas Sriwijaya FC melalui drama adu penalti.

"Saat itu Persipura sama sekali tidak pernah berpikir akan ada perpanjangan waktu dan berujung dengan adu penalti. Tapi saat ini kami tidak berpikir seperti itu lagi, karena apa pun dapat terjadi di lapangan dan kami siap adu penalti dengan Sriwijaya FC," kata Jacksen.

Untuk itu, Jacksen mengaku telah mengantongi lima nama pemain Persipura yang akan ditunjuk sebagai eksekutor tendangan penalti jika pada akhirnya juara Copa harus melalui proses ini.

"Kami telah menentukan nama-namanya. Tapi, saya tidak bisa mengatakan siapa pemain tersebut. Kita lihat saja di pertandingan besok," kata mantan pemain dan pelatih Persebaya ini.

Jacksen menjelaskan, timnya dalam kondisi siap berlaga menghadapi "Laskar Wong Kito" julukan Sriwijaya FC, baik metal maupun teknis.

"Kami telah melewati perjalanan panjang musim ini dan inilah saatnya pembuktian. Saya yakin pemain tidak akan menyia-yiakan ini. Dalam beberapa hari terakhir saya mendapati tim sangat enjoy sekali dan tanpa beban," kata Jacksen.

Dia pun tak mempermasalahkan partai final di gelar di kandang Sriwijaya FC yang dapat memompa semangat Sriwijaya FC.

"Penonton mau sebanyak apa pun dan mau berteriak sekeras apa pun, tetap pemain yang ada di lapangan yang bisa mencetak gol bukan penonton. Saya mengingatkan kepada pemain tinggal tutup telinga saja dan bermain seolah-olah mereka semua mendukung Persipura," kata Jacksen.

Ia juga tidak mempermasalahkan kurangnya satu striker inti Persipura, "Beto" karena hukuman kartu kuning. "Pemain Persipura tidak hanya Beto saja. Meskipun tak ada Beto, kami tetap bermain dengan sebelas orang di lapangan," kata pelatih asal Brasil ini. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau