G-Spot Enhancement, dan Operasi Kosmetika Lainnya

Kompas.com - 29/06/2009, 10:59 WIB

KOMPAS.com - Dunia kesehatan kosmetika kini memang telah semakin berkembang. Dahulu orang mungkin hanya mengenal operasi pembesaran payudara, yang disebut breast implants. Sekarang, operasi payudara tidak hanya masalah membesarkan payudara, tetapi juga melakukan rekonstruksi payudara akibat gravitasi, untuk mengecilkan, atau menyamakan ukuran payudara kanan dan kiri yang tidak sama. 

Untuk operasi payudara saja, para ahli bedah plastik di dunia sudah menciptakan penemuan-penemuan baru. Salah satu yang paling terkenal adalah Dr. Robert Rey, penemu prosedur breast augmentation tanpa memperlihatkan bekas luka. Pemilik klinik bedah plastik di Beverly Hills ini melakukan teknik operasi tanpa "berdarah-darah", lebih cepat, dan masa penyembuhan yang juga lebih cepat. Seluruh operasi dilakukan melalui pusar, dimana silikon "didorong" ke arah payudara sehingga area payudara tidak memperlihatkan bekas pembedahan.

Selain breast-implants, ada pula prosedur face-lift, chin implant, dan liposuction (sedot lemak), yang kini tentu sudah dianggap biasa. Namun inovasi mengenai prosedur perawatan yang dilakukan untuk kecantikan atau kesehatan juga makin berkembang. Anda tentu sudah sering mendengar tentang perawatan botox, atau lip injection, namun bagaimana dengan anal bleaching atau G-spot enhancement? Ingin tahu apa yang dilakukan para dokter dan ahli kecantikan pada prosedur tersebut?

Botox. Ini adalah tindakan kosmetika yang populer di kaum sosialita atau selebriti Hollywood. Caranya dengan menginjeksikan bahan protein yang diproduksi dari bakteri Clostridium botulinum, yang berfungsi mengurangi aktivitas otot yangmenyebabkan garis-garis kerutan di antara alis mata. Tindakan selama 10 menit ini dapat diterapkan pada orang berusia 18-65 tahun, pria maupun wanita, dan akan bertahan hingga 4 bulan. Perawatan botox telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA).

Rhinoplasty, yaitu operasi untuk mengubah bentuk hidung. Dahulu orang hanya ingin hidungnya menjadi lebih mancung atau lebih ramping. Namun sekarang ahli bedah plastik dapat melakukan pengubahan posisi hidung dilihat dari bibir atas, mengubah kemiringan hidung, mengoreksi tulang hidung bengkok menjadi lurus, atau berbagai perubahan bentuk hidung lainnya. Beberapa selebriti pemilik hidung "bengkok" yang meluruskan tulang hidungnya antara lain Jennifer Grey, Ashlee Simpson dan Ashley Tisdale.

Lip augmentation. Injeksi dan implant bibir yang membuat bibir terlihat lebih penuh atau lebih tebal. Bahan yang digunakan untuk injeksi antara lain kolagen, lemak dari paha atau perut, atau gel yang terbuat dari hyaluronic acid (substansi tubuh alami). Bahan-bahan ini akan terpecah dalam hitungan bulan, sehingga hanya berlaku sementara. Ada pula teknik implant (penanaman) yang bersifat permanen, meskipun dapat menimbulkan risiko alergi.

Anal Bleaching. Apakah hal ini berkaitan dengan pembasmian parasit atau virus yang ada di area tersebut? Ternyata tidak. Anal bleaching adalah tren baru dalam kecantikan, dimana warna kulit di sekitar anus dibuat lebih terang, agardapat mencampur sempurna dengan warna kulit lainnya di area tersebut. Teknik ini dapat digunakan juga pada vagina. Anda tahu kan, bahwa kulit di pangkal paha memang cenderung lebih gelap daripada kulit lainnya. Nah, sekarang tersedia anal bleaching cream yang bisa dibeli bebas.

Vaginal rejuvenation. Faktor usia, dan pengalaman melahirkan, membuat kekuatan dan kontrol otot-otot vagina menjadi berkurang. Diameter dalam dan luarnya meningkat. Otot-otot perineum menjadi lemah, sehingga vagina tidak lagi dalamringkat fisiologisnya yang optimal. Akibatnya, hubungan seks pun tidak lagi dapat dinikmati sepenuhnya. Untuk itu dilakukan vaginal rejuvenation, atau dikenal dengan nama vaginoplasty, dimana jaringan perineal diperbaiki dan otot panggul disambung dengan cara menjahitnya. Kulit vagina akan dibuat rapi sesuai dengan kencangnya otot panggul.

Dalam perkembangannya, banyak wanita yang menginginkan vaginoplasty untuk kecantikan, misalnya mengatur bentuk labia yang terlalu besar atau tidak simetris. Operasi plastik untuk keperluan ini membutuhkan biaya 3000-7000 dollar.

Hymenoplasty. Yaitu tindakan untuk memperbaiki selaput dara sehingga membuatnya tampak seperti masih perawan. Pada awalnya prosedur ini dilakukan untuk wanita-wanita yang selaput daranya robek akibat kecelakaan, padahal mereka berasal dari negara-negara yang masih mengagungkan keperawanan. Pada perkembangannya, banyak perempuan Amerika yang melakukan prosedur perawatan ini sebagai "hadiah" untuk suami mereka.

G-spot enhancement. Prosedur ini juga makin populer untuk membantu wanita yang tidak dapat menikmati hubungan seks akibat kehilangan titik sensitifnya. Caranya dengan menginjeksikan area (yang harusnya) sensitif tersebut dengan hyaluronic acid atau collagen. Setelah melakukan prosedur ini, wanita dapat merasakan kembali titik-titik sensitifnya, sehingga dapat merespons sentuhan pasangannya dengan maksimal. Hanya saja, hal ini hanya dapat berlangsung selama 3-6 bulan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau