ITS Galang Kerja Sama dengan Universitas Jerman

Kompas.com - 29/06/2009, 19:56 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) menjalin kerja sama bidang pendidikan kemaritiman dengan universitas Jerman, Hochschule Wismar.

Penjajakan kerja sama itu ditandai dengan kedatangan rombongan dari Hochschule Wismar-Jerman yang dipimpin rektornya, Prof Norbert Grunwald, ke Rektorat ITS Surabaya, Senin (29/6).

Mereka diterima Pembantu Rektor III ITS, Prof Dr Suasmoro, yang didampingi pejabat dari FTK ITS dan International Office (IO) ITS.

"Sampai saat ini, FTK telah mempunyai tiga jurusan yaitu teknik kelautan, teknik perkapalan, dan teknik sistem perkapalan," kata Dekan FTK ITS, Prof Djauhar Manfaat MSc, PhD.

Dalam bidang penelitian, Djauhar memaparkan riset salah satu dosen jurusan teknik sistem perkapalan tentang baling-baling kapal. Selain itu, ada juga Tsunami Propagation Model untuk menganalisis gelombang tsunami seperti yang telah terjadi di Aceh.

"Mereka tertarik bekerja sama dalam bidang ilmu kemaritiman, mengingat Indonesia sebagai negara maritim dengan luas wilayah sebagian besar berupa lautan. ITS sendiri dikenal sebagai universitas yang mengembangkan pendidikan kelautan," katanya.

Karena itu, kerja sama akan difokuskan pada joint bachelor program marine engineer dan master degree studies, mengingat universitas Jerman itu fokus pada ilmu sains terapan, bisnis, dan desain.

Prof Norbert Grunwald juga memaparkan bahwa Wismar merupakan sebuah kota di Jerman yang juga salah satu kota warisan dunia yang dilindungi UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan).

"Hochschule Wismar mempunyai tujuh fakultas yaitu fakultas teknologi, fakultas bisnis, dan fakultas arsitek dan desain. Kami mempunyai mahasiswa sebanyak 5.200 orang dengan 10 persen dari jumlah itu berasal dari luar negeri (luar Jerman)," katanya.

Secara umum, ada beberapa hal yang berbeda di Hochschule Wismar dibandingkan dengan kampus lain. "Di kampus, kita selalu menyeimbangkan knowledge triangle yang meliputi pendidikan, penelitian, dan inovasi," katanya.

Dalam perkuliahannya, pihaknya akan selalu menghubungkan antara bidang teknik, bisnis, dan desain. "Yang unik, kampus kami juga menyediakan kelas khusus anak kecil. Di kelas itu, para mahasiswa cilik itu diperkenalkan pada dunia kampus," katanya.

Kesepakatan kerja sama antara ITS dan Hochschule Wismar itu akan dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Rektorat ITS Surabaya pada 30 Juni 2009.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau