UE Usul "Blacklist" Maskapai Berlaku Se-Dunia

Kompas.com - 30/06/2009, 21:07 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com — Pejabat Komisi Transportasi Uni Eropa Antonio Tajani mengusulkan dibuatnya daftar hitam atau black list nama-nama maskapai penerbangan yang berlaku di seluruh dunia, menyusul kecelakaan yang menimpa pesawat Yemeni Air di Komoro.

“Ide saya adalah mengusulkan adanya black list seluruh dunia, sama seperti yang sudah kami miliki untuk Uni Eropa,” ujar Tajani kepada wartawan di Brussels seperti dikutip AFP, Selasa (30/6).

“Jika kita ingin mendapat keselamatan yang lebih baik, saya yakin bahwa kita butuh suatu daftar hitam yang berlaku seluruh dunia, black list maskapai Eropa sudah berjalan baik di Eropa. Ini akan memberikan garansi keamanan untuk semua. Meski begitu, akan sulit untuk memiliki tingkat keamanan yang sama," tambah Tajani.

Sementara itu, Kementerian Transportasi Perancis menyatakan, penyelidik dari Perancis mencatat adanya pelanggaran oleh pesawat Yemenia yang jatuh Selasa ini dan maskapai ini pun sebenarnya tengah dipantau ketat oleh otoritas Uni Eropa.

Tajani menambahkan, para ahli dari komisi transportasi Eropa akan segera menghubungi pihak Yemenia dan black list untuk kawasan Eropa akan segera diperbarui. Yemenia Air sendiri saat ini tidak tercantum dalam daftar hitam tersebut. 

Pihaknya, kata Tajani, juga akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan memeriksa tingkat keamanan dari penerbangan tersebut. 

Pesawat Yemenia mengawali penerbangan dari Bandara Paris pada Senin dengan menggunakan Airbus A330-200 menuju Marseille dan kemudian mendarat di ibu kota Yaman, Sanaa. Para penumpang lalu harus berganti pesawat Airbus A310 untuk menuju Komoro melalui Djibouti.

“Memalukan bahwa mereka harus berganti pesawat, karena kontrol di Eropa sangat ketat dan kami memiliki black list, tetapi  black list ini hanya berlaku di Eropa,” ujar Tajani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau