Duta Lingkungan Diharapkan Jadi Pelopor bagi Lingkungannya

Kompas.com - 01/07/2009, 17:18 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com — Ridha Wildania, siswi SMA Negeri 2 Lamongan, berhasil menjadi juara pertama pada ajang pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2009. Kegiatan yang baru digelar pertama kali oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan ini diikuti 44 peserta. Ridha Wildania berhasil menjadi yang terbaik dengan nilai total 645.

Trofi juara dan piagam penghargaan diserahkan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Lamongan Achmad Rahman Hadi, Rabu (1/7). Rahman menyatakan, peraih juara pertama hingga ketiga dipilih karena mampu mengaplikasikan antara teori dan praktik. Para Duta Lingkungan yang telah terpilih ini nantinya akan menjadi mitra Badan Lingkungan Hidup dalam penataan lingkungan hidup ke depan. "Mereka adalah aset tidak ternilai bagi penyelamatan lingkungan hidup," katanya.

Ketua Panitia Penyelenggara Farid Budi memaparkan, hasil penilaian merupakan akumulasi penilaian semua aspek, mulai dari tes tulis, wawancara, hingga presentasi. Tingkat kepecayaan diri serta penguasaan materi lingkungan hidup masing-masing peserta cukup tinggi.

Namun, sebagian besar presentasi yang disampaikan masih dalam tataran normatif. Meski demikian, ada beberapa yang sudah mencakup tataran aplikatif. "Semoga ke depan akan menjadi lebih baik. Para duta lingkungan ini diharapkan akan jadi pelopor dan motivator lingkungan hidup di lingkungannya masing-masing," ujar Rahman.

Dalam ajang pemilihan Duta Lingkungan ini, juara kedua diraih Reny Andani dari SMA Negeri 1 Lamongan dengan skor nilai 641, juara ketiga diraih Deny Rizky Kurniawan siswa SMA Negeri 2 Lamongan (640). Juara Harapan I diraih siswa SMA Negeri 1 Paciran, Dwiky Syam CR, dengan skor nilai (631); Juara Harapan II, Ahmad Fauzi, dari SMK Negeri 2 Lamongan (624); dan Juara Harapan III diraih Aria Wisnu Wardana siswa SMAN 1 Kedungpring (622).

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau