SERPONG, KOMPAS.com — Sebagai kota baru, Tangerang Selatan menurut banyak kalangan adalah wilayah potensial. Paling tidak, sejak diresmikan pada 28 Oktober 2008, wilayah seluas 210,49 kilometer persegi ini makin menonjolkan potensi-potensi ekonominya. Salah satu yang menjadi pusat bisnis alias sentra perputaran uang adalah Bumi Serpong Damai (BSD).
Seperti diketahui, BSD adalah kota terencana di bawah pengembang kelompok Sinar Mas. BSD diresmikan 16 Januari 1984. Selain kawasan permukiman, BSD terkenal sebagai pusat perbelanjaan dengan BSD Junction, ITC, dan WTC.
Di samping itu, BSD pun lekat di telinga banyak orang dengan tempat rekreasi Ocean Park Water Adventure. Kawasan seluas 7,5 hektar ini adalah taman air bertema terbesar di Asia Tenggara.
Selain itu, Tangerang Selatan makin lengkap dengan keberadaan beberapa perguruan tinggi, beberapa pusat penelitian milik pemerintah maupun perkembangan industri rumahan. Hal ini dipercaya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Maka, tertarik untuk menjadi penggerak dan perekonomian di Provinsi Banten, Bank Jabar Banten pun membuka kantor cabangnya di BSD. "Peresmian ini menjadikan jaringan kantor kami menjadi 196," kata Agus Ruswendi yang juga Direktur Utama Bank Jabar Banten, Selasa kemarin.
Sementara itu, sebagai modal untuk mengembangkan usaha baik di Tangerang Selatan maupun di berbagai wilayah di Tanah Air, Bank Jabar Banten sudah membukukan volume usaha Rp 29,23 triliun per 31 Mei 2009. Angka ini naik 18,29 persen ketimbang periode sama tahun lalu.
Bank yang sahamnya dimiliki oleh Provinsi Jabar dan Provinsi Banten ini telah menyalurkan Rp 17,92 triliun dana kredit seturut catatan pada tanggal tersebut tahun ini. Terdapat kenaikan Rp 3,91 triliun ketimbang pada 2008.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang