Mengatasi Bad Hair Day

Kompas.com - 02/07/2009, 11:51 WIB

KOMPAS.com - Ups! Anda bangun kesiangan, dan tak sempat lagi keramas. Akhirnya, rambut yang sudah lepek Anda ikat menjadi ponytail, dan segera bergegas menuju ke kantor. Sampai di kantor, teman-teman Anda segera mengetahui bahwa Anda tak sempat berdandan. Sebab bukannya terlihat rapi dan cantik, rambut Anda yang menjuntai-juntai di sekitar telinga dan tengkuk memperlihatkan dengan jelas bahwa Anda sedang mengalami musibah. Enggak matching pula dengan blazer dan pants yang Anda kenakan.

Bad hair day memang sering menyerang kita, entah karena salah potong rambut, belum keramas, atau rambut memang susah diatur. Bila situasi ini terjadi, tak perlu langsung panik. Ada banyak cara kok, untuk mengatasinya. Anda tinggal membongkar segala aksesori rambut yang Anda miliki. Bila memilih menguncir atau menggulung rambut pun, Anda juga bisa membuatnya lebih fashionable. Lihat contohnya pada gambar.

1. Buat ponytail atau cepol. Ini cara paling kuno, sekaligus paling mudah, untuk menyembunyikan rambut yang berantakan. Namun agar terlihat tetap fashionable, sebaiknya Anda tidak akan membuat ponytail alias kuncir kuda yang standar. Gaya Sharon Stone dan Kate Hudson ini bisa jadi inspirasi. Sharon membuat ikatan longgar di tengkuk, lalu menekuk rambut dan membiarkan ujung-ujungnya mencuat keluar. Anda bisa menambahkan aksesori bila perlu. Sedangkan Kate membuat kepang rambut yang juga dibiarkan longgar. Gaya ini cocok untuk yang berambut lurus maupun ikal.

2. Pakai topi. Topi juga akan menyembunyikan dengan sempurna rambut yang kusut atau mencuat ke sana-kemari. Namun siasat Anda ini bisa tercium oleh teman-teman bila Anda memakai topi seadanya, seperti topi dengan tulisan merek ponsel tertentu. Mereka akan tahu bahwa Anda belum keramas. Karena itu pilih topi yang gaya, paling tidak, baseball cap. Akan lebih baik bila Anda memakai topi yang lebih stylish, seperti fedora, baret, topi cowboy, dan lain sebagainya. Dengan cara ini, topi sekaligus juga melengkapi pakaian Anda. 

3. Kenakan scarf atau bandanaScarf yang Anda simpan selama ini ternyata memiliki fungsi ganda, yaitu menjadi penyelamat saat rambut Anda awut-awutan. Anda bisa tampil chic dengan scarf cantik yang biasanya Anda kenakan ke kantor. Bila Anda termasuk tomboy, Anda bisa meniru cara Gwen Stefani mengenakan bandananya ini. Tergantung bagian mana dari rambut Anda yang terlihat paling parah, ikatkan bandana sebagai bando, atau menutupi bagian depannya. Anda bahkan bisa menutupi seluruh kepala Anda dengan bandana. Kuncinya ada pada ikatannya. Anda bisa membuat simpulnya di atas kepala, atau di bawah dan menjuntai ke bahu seperti gaya Kate Hudson. 

4. Pakai bando, jepit rambut, bunga, atau hair sticks. Aksesori rambut seperti ini tentunya cukup banyak Anda miliki. Anda bisa memilih aksesori yang paling Anda sukai agar tidak mengesankan Anda tampil seadanya. Bahkan, tidak seperti topi dan scarf, sebenarnya aksesori rambut juga bisa digunakan untuk ke kantor atau menghadiri acara formal lainnya. Bahkan Victoria Beckham yang berambut pixie pun kerap mengenakan jepit rambut dan bando untuk melengkapi penampilannya!

5. Pakai wig. Seorang rekan Kompas.com mengandalkan wig-nya untuk mengatasi bad hair day-nya. Maklum, menurut pengakuannya, ia menghabiskan waktu lama untuk keramas dan menata rambutnya yang memang sulit diatur. Akhirnya wig yang awalnya dibeli karena termakan tren Krisdayanti menjadi berguna saat ia tak sempat keramas pada hari-hari kerja. Hanya saja, memakai wig butuh pengorbanan karena menurutnya, kepalanya jadi sering pusing karena ketatnya wig mencengkeram kepalanya.

6. Buat hair extension. Sebagian perempuan yang bad hair day-nya akan terjadi dalam waktu cukup lama (karena salah potong rambut), akhirnya hair extension menjadi jalan keluarnya. Rambut pun menjadi lebih panjang, lebih bervolume, bahkan menjadi ikal dalam sekejap. Anda tinggal berangkat ke salon untuk meminta perpanjangan rambut. Ada dua jenis hair extension: permanen dan clip-on. Bila permanen, rambut tambahan akan diikat di rambut Anda yang asli, dan akan bertahan lima bulan. Sedangkan untuk metode clip-on, rambut tambahan  akan dijepitkan ke rambut asli Anda. Metode ini lebih cepat pengerjaannya, dan lebih murah ongkosnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau