JAKARTA, KOMPAS.com — Debat terakhir calon presiden akan menjadi kesempatan emas bagi kandidat untuk menyampaikan segala pemikiran dan program yang akan dilaksanakannya jika terpilih. Pakar Komunikasi Universitas Indonesia, Ibnu Hamad, mengatakan, para kandidat seharusnya memanfaatkan kesempatan terakhir debat ini dengan optimal.
"Debat terakhir akan menjadi penentuan dan pertaruhan bagi tiga kandidat ini. Walaupun, apa yang disampaikan mungkin kurang lebih akan sama, seputar penggalian visi misi," kata Ibnu, Kamis (2/7). Para capres, menurutnya, akan mengerahkan segala kemampuan untuk berargumentasi dan menunjukkan program kerjanya merupakan yang terbaik dibandingkan kontender lainnya.
Secara keseluruhan, debat dinilai telah mewarnai dinamika kampanye pemilu presiden. Hal ini, menurut Ibnu, membuat dinamika lebih baik dibandingkan Pemilu 2004. Tak hanya itu, debat juga dipandang Ibnu memberikan pendewasaan dalam berpolitik.
"Karena kan penonton bisa melihat, bukan sekadar substansi, tapi juga bagaimana perilaku para pemimpinnya yang saling bersalaman setelah berdebat. Bagi publik, memberikan pelajaran bahwa perbedaan tidak harus bermusuhan," ujar Ibnu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang