BARCELONA, KOMPAS.com — Presiden Barcelona, Joan Laporta, kecewa kepada Samuel Eto'o yang mempersulit negosiasi perpanjangan kontrak. Sebab itu, meski sempat mempertahankannya, Barcelona kembali mempertimbangkan penjualan.
Laporta sangat menghormati Eto'o. Ia sadar, Eto'o adalah bagian sukses besar Barcelona meraih treble musim lalu. Ia ingin, Eto'o terus berkostum Barcelona sampai pensiun. Perpanjangan kontrak pun dibicarakan.
Kepada Eto'o, Barcelona menawarkan kontrak dengan klausul gaji seperti kontrak sebelumnya. Namun, penawaran itu ditolak. Agen Eto'o, Jose Maria Mesalles, meminta kenaikan gaji sangat tinggi. Laporta menilai, Barcelona tak mungkin meluluskan tuntutan Eto'o.
"Perwakilannya dan Samuel telah mengatakan bahwa mereka ingin melanjutkan (kerja sama) dan klub telah menawarkannya pembaruan kontrak dengan kondisi yang sama seperti sebelumnya, yang kami yakin sangat bagus," ungkap Laporta seperti dikutip The Sun.
"Saya pikir, apa yang dilakukan perwakilannya tidak membantu Samuel. Secara pribadi, masalah ini meninggalkan kekecewaan kecil. Ini menyedihkan karena saya sangat menghormati Eto'o," lanjutnya.
Laporta tahu, mempertahankan Eto'o tanpa perpanjangan kontrak akan merugikan klub. Pasalnya, kontrak Eto'o habis musim depan. Tanpa kesepakatan baru, Eto'o akan menjadi free-agent musim depan dan Barcelona tak mendapat uang sepeser pun.
Menimbang itu, Laporta mengendurkan keinginan mempertahankan Eto'o. Bila kesepakatan kontrak baru tak tercapai, Eto'o akan dilepas. Ini adalah keputusan terbaik untuk kedua pihak.
"Saya akan melakukan segalanya yang mungkin untuk menemukan solusi terbaik untuk klub dan Eto'o. Ini akan menjadi yang terbaik untuk kedua pihak," tandas Laporta.
Manchester City adalah klub yang siap menengahi polemik Barcelona-Eto'o. Mereka sudah mengajukan proposal pembelian sebesar 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 420 miliar kepada Barcelona. Untuk Eto'o mereka bahkan siap menggajinya 250.000 poundsterling atau sekitar Rp 4,2 miliar per pekan. (SUN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang