Jangan Asal Ganti Susu Bayi

Kompas.com - 03/07/2009, 12:57 WIB

KOMPAS.com - Pemberian susu hipoalergenik merupakan langkah utama yang diambil para orangtua untuk anak yang alergi susu sapi. Namun kenyataannya tidak ada perbedaan signifikan pada bayi yang mengonsumsi susu formula (sufor) dengan susu hipoalergenik. Itulah laporan terkini para ahli yang dipublikasikan dalam Nutrition Journal.

Studi yang dilakukan oleh dr.Carol Lynn Berseth dan koleganya dari Mead Johnson Nutritions itu dibuat untuk membandingkan kekebalan balita terhadap susu sapi formula dengan susu sapi yang sudah dihidrolisasi.

Pada susu yang dihidrolisis sempurna, seluruh protein susu sapi sudah dipecah-pecah dengan sempurna sehingga risiko untuk memicu alergi lebih kecil dibanding sufor biasa. Susu hidrolisis biasanya direkomendasikan untuk bayi yang tidak mendapat ASI dan punya risiko tinggi mengalami alergi karena faktor riwayat alergi dari orangtuanya.

Studi terbaru ini melibatkan 335 bayi sehat yang orangtuanya tak memiliki riwayat alergi susu. Orangtua mereka diminta untuk memberikan susu hipoalergenik atau sufor biasa selama 60 hari. Berseth dan timnya menemukan bahwa diagnosa dokter terhadap intoleransi formula, seperti diare, kembung, sembelit, dan muntah, pada dua kelompok responden tersebut hampir sama.

Menurut tim peneliti, banyak orangtua yang meyakini anaknya menderita alergi susu sapi padahal kenyataannya tidak demikian. Anak yang memiliki ciri rewel, muntah, sering menangis, kerap dianggap sebagai ciri intoleransi susu sapi, padahal anaknya normal dan tidak alergi.

Dalam sebuah studi diketahui 47 persen orangtua beralih ke susu hipoalergenik hanya berdasarkan keyakinan mereka sendiri tanpa berkonsultasi ke dokter. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Berseth, disimpulkan bayi dan balita sehat memiliki toleransi yang sama terhadap sufor biasa atau susu formula hipoalergenik.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau