Aksi 2 Kubu PKB Dukung SBY

Kompas.com - 03/07/2009, 20:35 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Di hari-hari terakhir kampanye, dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono ditunjukkan dua kubu Partai Kebangkitan Bangsa. Jumat (3/7), PKB versi Muhaimin Iskandar menggelar istigosah kiai kampung di Pasuruan, sedangkan PKB pro Gus Dur membagi-bagikan buku catatan bergambar SBY-Boediono.

Jumat siang, beberapa kader berpakaian adat berdiri di depan kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Jatim dan mengibar-ngibarkan bendera SBY-Boediono. Beberapa kader juga membagikan buku catatan bersampul gambar SBY-Boediono dan stiker.

Aksi ini, menurut Hasan Aminuddin, Ketua DPW PKB Jatim versi Gus Dur, untuk menjaring dukungan massa kepada SBY-Boediono. Selain itu, tambah Hasan, PKB Jatim akan menerjunkan ribuan Barisan Serbaguna (Banser) untuk mengawal pemungutan suara 8 Juli.

Aksi kader PKB menyita satu lajur Jalan Darmo Surabaya kemarin siang. Akibatnya, Jalan Darmo macet kendati tidak pada jam sibuk.

Sementara itu, PKB versi Muhaimin Iskandar menggelar istigosah bersama sekitar 1.500 kyai kampung dari Pasuruan, Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Nganjuk, dan Malang Raya di Pondok Pesantren Ar Roudloh, Desa Paserpan, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan. Acara ini dihadiri oleh Imam Nahrawi, Ketua DPW PKB Jatim versi Muhaimin, dan Sekretaris Dewan Syuro PKB Jatim KH Abdussalam Mujib .

Dalam acara itu, para kiai berdoa untuk bangsa supaya pilpres berjalan aman dan lancar, dan supaya SBY menang dalam satu putaran. KH Yazid Bustomi atas nama kiai kampung juga menitipkan pesan kepada SBY supaya guru agama dan guru ngaji mendapat tunjangan. Diharapkan, kiai kampung dan pondok pesantren kecil serta mushala lebih diperhatikan. Sebab, yang berhadapan langsung dengan umat adalah kiai di kampung.

Sebelumnya, acara serupa di Jawa Timur sudah diselenggarakan di Sidoarjo, Pamekasan, dan Lamongan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau