Pasar Motor Nasional Semakin Cerah

Kompas.com - 06/07/2009, 11:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasar motor semakin menunjukkan langit cerahnya, setelah sempat ditutupi awan kelabu pada beberapa bulan pertama tahun ini. Penjualan wholesales motor nasional pada Juni 2009 menunjukkan peningkatan yang positif.

Berdasarkan data yang Kompas.com terima dari salah satu agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pasar pada Juni 2009 tercatat sebanyak 477.224 unit. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,2 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 457.650 unit.

Asisten To Dept Head Suzuki 2 Wheel PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Setiawan Surya, mengatakan, peningkatan pasar yang terjadi pada Juni merupakan siklus tahunan menjelang datangnya hari raya Idul Fitri. Pasar akan mulai menunjukkan lonjakan dua hingga tiga bulan sebelum datangnya hari raya.

"Apalagi Juli, Agustus, hingga September akan naik pasarnya. Kemudian, setelah Lebaran baru agak turun sedikit. Memang, siklus tahunannya seperti itu," ujar Setiawan kepada Kompas.com, Senin (6/7).

Kondisinya, lanjut Setiawan, pasar semakin memperlihatkan berbagai sinyal positif. Hal ini terlihat dari mulai bergeraknya perekonomian nasional, salah satu indikasinya dengan penyerapan tenaga kerja yang membuka potensi pasar baru, khususnya di produk motor.

Di Suzuki, kenaikan penjualan cenderung merata di seluruh lini yang ada. Pada Juni 2009, pasar suzuki tercatat sebanyak 42.425 unit atau naik sekitar 18 persen dari bulan sebelumnya. "Rata-rata kita (Suzuki) naik 18 persen hampir di seluruh lini produk," ujar dia.

Sigit Kumala, General Manager Marketing & Product Development Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengaku bahwa kondisi pasar motor lambat, tetapi pasti secara mulai menujukkan perbaikan bulan per bulan. Salah satu faktor utamanya adalah terjadinya penurunan suku bunga acuan kredit (BI Rate).

Penurunan BI Rate, tambah Sigit, otomatis akan memaksa industri perbankan dan lembaga keuangan (leasing) untuk ikut menyesuaikan bunga kredit di level konsumen. Saat ini, landing rate sudah turun di kisaran 27-28 persen untuk tiga tahun cicilan. Sebelum penurunan BI Rate, bunga kredit masih berada di level 33-34 persen.

"Secara total, pasar motor nasional sepanjang tahun 2009 tercatat sebanyak 2.538.909 unit," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, beberapa hari lalu.

Total pasar 2009, jika dibandingkan periode yang sama (Januari-Juni) tahun lalu, masih mengalami penyusutan sebesar 16,8 persen yang tercatat 3.055.113 unit. Artinya, pasar motor nasional belum sepenuhnya pulih, tetapi masih dalam masa "penyembuhan".


Data Penjualan Motor Juni 2009

NAMA                UNIT           SHARE

HONDA              216.876        45,4%

YAMAHA           210.614        44,1%

SUZUKI              42.425          8,9%

KAWASAKI        7.009           1,5%

TOTAL                 477.224

sumber: ATPM anggota AISI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau